hero
(World of Buzz)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

19 Februari 2019, 12:05 WIB

FILIPINA

Pantai menjadi salah satu tempat wisata yang disukai oleh banyak orang di seluruh dunia. Sayangnya, salah satu masalah yang sering merusak keindahan pantai adalah tumpukan sampah. Enggak cuma di Indonesia aja, kondisi seperti ini juga terjadi di Teluk Manila, Filipina.

Dilansir dari laman World Odf Buzz pada 18 Februari 2019, teluk satu ini sudah lama dikenal sebagai kawasan perairan kotor dengan tingkat polusi sampah yang sangat tinggi. Bahkan kualitas air di teluk ini disebut 100 juta kali lebih kotor sehingga berbahaya untuk berenang.

Kondisi ini kemudian diperparah dengan ombak yang membawa banyak sampah ke pesisir pantai. Saking banyaknya, sampah-sampah itu akhirnya membentuk sebuah gunungan di pinggiran Teluk Manila.

Meski membuat pemandangan jadi tidak sedap, nyatanya fenomena ini sudah terjadi selama bertahun-tahun. Bahkan banyak warga yang sudah mulai terbiasa dengan tumpukan sampah dan kondisi kotor tersebut.

Namun pada 27 Januari 2019 lalu, Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam Filipina mengerahkan sekitar 5000 relawan yang untuk membersihkan sampah-sampah di Teluk Manila. Kegiatan ini disebut sebagai 'Pertempuran Teluk Manila'.

Pembersihan ini berhasil menghilangkan 45,59 ton sampah di hari pertama menurut Metropolitan Manila Development Authority (MMDA). Enggak cuma mengambil sampah, relawan ini juga membersihkan saluran air yang tercemar limbah.

Kini setelah program selesai, air dan pesisir pantai Teluk Manila pun menjadi bagus dan tidak terkontaminasi lagi. Bahkan saat ini sudah banyak  orang yang berkunjung untuk menikmati pemandangan terutama saat sunset.

Untuk menjaga lingkungan pantai tetap terjaga, Pemerintah Filipina kini menerapkan sejumlah aturan seperti pengenaan denda bagi perusahaan di sekitar lokasi yang berkonstribusi terhadap limbah. Selain itu, Pemerintah juga berjanji akan terus melakukan kegiatan ini setiap minggu dengan lebih banyak relawan.

WORLD OF BUZZ

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments