hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

18 Februari 2019, 14:30 WIB

ACEH, INDONESIA

Usai debat ke-2 Calon Presiden Republik Indonesia yang telah dilaksanakan di Hotel Sultan, Minggu malam, sejumlah isu yang mengemuka saat debat ramai dibicarakan masyarakat. Salah satunya soal lahan milik Prabowo Subianto di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah. 

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh membenarkan bahwa Prabowo memang mempunyai lahan di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. 120 ribu hektar lahan yang dimiliki Prabowo ini berisi pohon pinus. “Aceh Tengah itu adalah bagian dari penghubung Bener Meriah, Aceh Tengah, sebelah utaranya itu Aceh Utara. Itu satu area yang masih hak kelolanya bisnis HTI-nya Pak Prabowo Subianto,” kata Direktur Walhi Aceh, Muhammad Nur.

Direktur Walhi Aceh, Muhammad Nur (kiri). (NET/Munandar Syamsuddin)

Menurut Walhi, sejak tahun 2007 hingga sekarang lahan milik Prabowo sudah tidak berfungsi dan digunakan oleh masyarakat lokal untuk kebutuhan sehari-hari. “Saat ini masih ada pinus, warga sendiri mengetahui bahwa ini wilayah yang sudah tidak produksi, tapi penuh dengan pinus. Salah satu bahan baku untuk KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Arun adalah kayu yang bahan bakunya pinus,” imbuh Nur.

Isu kepemilikan lahan Prabowo mencuat saat debat masuk di segmen ketiga. Joko Widodo menyebut kepemilikan lahan oleh Prabowo seluas 220 ribu hektare di Kalimantan Timur dan 120 ribu hektare di Aceh Tengah. Jokowi menyampaikan hal ini saat menjawab pertanyaan seputar reforma agraria.

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pendapatnya saat debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Februari 2019. Debat kedua yang hanya diikuti capres yakni capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres 02 Prabowo Subianto tanpa wapresnya itu mengangkat tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Prabowo tak bisa langsung menanggapi karena segmen ketiga telah selesai. Namun dalam testimoninya saat menutup debat, Prabowo mengakui memiliki lahan seluas itu. Hanya saja, status tanah itu merupakan hak guna usaha (HGU). Prabowo menyatakan rela jika sewaktu-waktu negara ingin mengambil kembali tanah tersebut.

Prabowo menambahkan lagi, tanah itu lebih baik dia yang mengurus daripada dikelola oleh asing. "Lebih baik saya yang kelola karena saya nasionalis dan patriot," ujar Prabowo.

MUNANDAR SYAMSUDDIN

12

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments