hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

15 Februari 2019, 10:20 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Mendekati hari H pencoblosan Pilpres 2019, semakin sering pula berbagai lembaga survei mengumumkan hasil penelitiannya. Survei yang kerap muncul salah satunya terkait elektabilitas paslon.

Menurut Dosen Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto, survei ini bisa dijadikan tolak ukur elektabilitas serta akseptibilitas paslon atau bisa juga dijadikan alat membangun opini masyarakat tentang kebaikan paslon dari hasil survei tersebut.

Gun Gun Heryanto saat menjadi pembicara dalam diskusi jelang debat Pilpres 2019 dengan moderator Margi Syarif (kiri) di Jakarta, Sabtu (12/1/2019). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Meski demikian hasil survei yang dirilis tidak akan langsung mempengaruhi keputusan pilihan pemilih. "Hasil survei itu tidak otomatis mempengaruhi persepsi khalayak karena akan bergantung pada beberapa faktor. Pertama kredibilitas dari lembaga survei yang bersangkutan kalau lembaga surveinya pernah cacat?” kata Gun Gun.

Doktor komunikasi politik lulusan Universitas Padjajaran ini menambahkan bahwa pada 2014 ada lembaga survei yang melakukan kekeliruan data atau kekeliruan etika. Hal ini mempengaruhi kredibilitas lembaga survei yang bersangkutan. “Masyarakat tahu lembaga itu tidak punya kredibilitas tentu tidak akan berpengaruh banyak," imbuh Gun Gun.

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan pidato saat menghadiri deklarasi dukungan dari alumni SMA se-Jakarta di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/2/2019). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Pengumuman sebuah hasil survei di media massa biasanya akan dimanfaatkan oleh masing-masing tim kampanye untuk menciptakan isu tertentu. “Hasil survei itu ada efek langsung dan efek lanjut. Di tingkat efek langsung itu biasanya isunya tidak ada. Taruhlah Jokowi elektabilitasnya tak terbendung atau elektabilitasnya tinggi, misalnya perbedaannya sampai 2 digit atau sebaliknya Prabowo dengan kalimat misalnya Jokowi stagnan. Itu untuk membangun semacam optimisme dari masing-masing pihak sehingga kemudian halayak bisa melihat,” ujar Gun Gun. 

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat kunjungan di Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (14/2/2019). (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Gun Gun mengingatkan publik agar kritis membaca hasil survei. Perbandingan temuan hasil survei dengan survei-survei sebelumnya biasanya bersifat gradual atau naik perlahan-lahan dan tidak berubah secara mencolok. 

ENDA TARIGAN | FRANSISKA ANIS

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments