hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

12 Februari 2019, 16:55 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dilaporkan oleh Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Tim TAIB mendatangi kantor Bawaslu di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa siang. 

Pelapor menilai Ridwan Kamil telah melanggar peraturan KPU dimana sudah melakukan kegiatan kampanye di luar jadwal saat menggelar acara peringatan hari lahir ke-93 NU dan Muslimat NU di Lapangan Merdeka Kerkop, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada hari Sabtu 9 Februari 2019 lalu. 

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) mengikuti potong rambut massal di area wisata Situ Bagendit, Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Menurut mereka Ridwan Kamil melakukan kampanye metode rapat umum yang baru boleh dilakukan 21 hari jelang masa tenang, yaitu 24 Maret-13 April 2019.“Di hadapan puluhan ribu massa yang hadir telah menyampaikan orasi politik yang pada pokoknya menyatakan Oleh karena itu kalau saya teriak Garut, teriak juara. Saya teriak Jabar, teriak juara. Saya teriak 01, teriak juara,” papar Koordinator TAIB, Muhajir.

Muhajir menambahkan bahwa pelanggaran kampanye rapat di tempat terbuka di luar jadwal dari yang sudah ditetapkan harus ditindak. “Yang mana perbuatan dimaksud adalah sama dengan pelanggaran kampanye yang telah dituduhkan atau disangkakan oleh Bawaslu dan Gakkumdu Jawa Tengah terhadap Bapak Slamet Ma'arif,” lanjutnya.

Sementara itu, guna melengkapi laporannya ke Bawaslu, pelapor juga turut melampirkan barang bukti berupa rekaman video dan sejumlah foto yang sudah dihimpun TAIB.

NOVENTRI ARIO PUTRA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments