hero
Demi Lovato. (CAPITAL FM)

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

7 Februari 2019, 16:05 WIB

AMERIKA SERIKAT

Di tengah ramainya Halftime Show Super Bowl 2019 yang menampilkan Maroon 5 dan Travis Scott pada hari Minggu lalu, penyanyi Demi Lovato sukses mengalihkan perhatian netizen di media sosial karena aksinya menertawakan meme rapper 21 Savage yang dideportasi dari Amerika. Tak tanggung-tanggung, mantan bintang Disney itu bahkan sampai menutup akun Twitternya.

Ketika berita tentang 21 Savage yang sebenarnya adalah orang Inggris dan memasuki AS secara ilegal di tahun 2005 ramai di internet, tak sedikit orang yang menjadikannya lelucon dalam bentuk meme. Sementara beberapa orang membuat lelucon tentang deportasi, beberapa yang lain menemukan fakta bahwa rapper itu adalah orang Inggris. Demi termasuk di antara orang-orang yang menertawakan meme itu.

"Sejauh ini meme tentang 21 Savage menjadi bagian favoritku dari Super Bowl," sindirnya di Twitter.

Tak lama, hal itu langsung ramai menuai kritik dari netizen, termasuk rapper ternama Wale dan Offset. "Mengapa ada orang yang lucu ... aku tidak mengerti lelucon itu," Wale mengutip tweet Demi. "Banyak orang mengirimkanmu cahaya cinta, doa, dll. Ketika orang-orang membuat lelucon tentangmu di saat-saat sulit. Banyak orang. Berkat untukmu."

"SEMUA MEME TIDAK LUCU KETIKA KAMU MELALUI MASA SULIT. BERDOA UNTUK TEMANKU, BUKAN LELUCON, KELUARGANYA BERGANTUNG PADANYA," tweet Offset.

Menanggapi kritik itu, Demi mencoba mengklarifikasi dan menunjukkan bahwa dia tidak menertawakan fakta bahwa 21 Savage dideportasi. "Jika kamu akan datang padaku untuk membuat lelucon, coba datang kepadaku dengan beberapa yang asli yang tidak melibatkan narkoba," katanya, sebelum menambahkan tweet lain, "Untuk info kamu, inilah yang aku tertawakan. Bukan fakta bahwa ada orang yang dideportasi."

Meme yang dibicarakan Demi menampilkan gambar seseorang yang menulis dengan ujung pena berbulu dan sebotol tinta di sebelahnya. Meme itu diberi judul, "Beginilah cara Savage menulis syairnya."

Meski sudah melakukan klarifikasi, orang-orang masih mengkritiknya. Itu mendorong Demi untuk menghapus akun Twitternya sebelum meminta maaf di Instagram Story. 

"Tidak menertawakan siapa pun yang dideportasi. Aku tahu itu bukan lelucon. Tidak pernah aku menertawakan itu," katanya. 

"Meme yang aku posting atau bicarakan adalah dia sedang menulis dengan pena bulu. Maaf jika aku menyinggung siapa pun." Dia menambahkan, "Tapi itu bukan alasan untuk menertawakan kecanduan seseorang, apalagi OD (Over Dosis) mereka."

ACESHOWBIZ | US MAGAZINE

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments