hero
(NET/Mohammad Fachmi)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

7 Februari 2019, 14:30 WIB

JAWA TIMUR, INDONESIA

Setelah menghadiri persidangan perdana kasus ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Surabaya, terdakwa Ahmad Dhani langsung digelandang ke rutan kelas 1 Surabaya, Kamis pagi, sekitar pukul 10 WIB. Dhani dipindah penahanannya dari Rutan Cipinang, Jakarta Gimur ke Rutan Klas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur.

Alasannya, Kejati Jatim telah mendapat persetujuan dari Ditjen PAS, Kejari Jakarta Selatan (Jaksel), dan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Status penahanan Dhani di Medaeng tetap ada di bawah kewenangan PN Jaksel dan Kejari Jaksel yang menangani kasus dugaan ujaran kebencian di Jakarta.

Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019). Dhani ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan pencemaran nama baik dengan mengatakan "idiot" saat menghadiri deklarasi tagar 2019 Ganti Presiden di Surabaya dan dihadang sejumlah massa Bela NKRI. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

Sebelumnya, kuasa hukum maupun kerabat sempat menolak pemindahan Dhani. Meski demikian Dhani tetap dititipkan ke Rutan Medaeng. Pemindahan ini untuk mempermudah proses persidangan kasus ujaran kebencian di media sosial saat Deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur mengatakan akan menempatkan Ahmad Dhani di blok masa pengenalan lingkungan (mapenaling) atau blok orientasi bersama tahanan lain. Tak ada sel khusus tersendiri untuk pentolan grup band Dewa 19 tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi (Kadiv) Lapas Kanwil Kumham Jawa Timur, Pargiyono. 

Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani (tengah) bersiap mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019). (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

“Iyalah otomatis, kita enggak punya tempat lagi untuk mengkhususkan yang bersangkutan di tempat tersendiri,” kata Pargiyono. “Bayangkan ini kapasitas rutan 500 sudah diisi 2900 tahanan. Sudah enggak ada space lagi untuk menyendirikan orang kecuali sel hukuman disiplin,” lanjutnya.

Ahmad Dhani Prasetyo telah menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya sekitar 20 menit, dari pukul 09.15 WIB hingga 09.47 WIB, Kamis pagi.  Agenda sidang perdana itu adalah pembacaan dakwaan terkait ujaran 'idiot' terhadap massa ormas Bela NKRI.

Ahmad Dhani (kanan) dan istrinya Mulan Jameela (kiri). (INSTAGRAM @mulanjameela1)

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim, Rahmat Hari Basuki, Dhani bersalah karena melakukan ujaran 'idiot' kepada salah satu unsur massa. Dhani dianggap melanggar Pasal 27 ayat 3 UU ITE. Ia dianggap sengaja membuat video vlog di Hotel Majapahit ketika ada aksi penolakan #2019GantiPresiden di Surabaya.

MOHAMMAD FACHMI

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments