hero
(World of Buzz)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

18 Januari 2019, 17:05 WIB

MALAYSIA

Pernah enggak sih kamu membayangkan diri kamu tidak memiliki tangan sejak lahir? Pastinya kamu akan merasa sangat sedih dan sering mengeluh karena tidak bisa melakukan aktivitas secara normal. Tapi rupanya hal ini enggak berlaku pemuda disabilitas bernama Zhariff Afandi.

Dikutip dari laman World Of Buzz pada 17 Desember 2019, cowok asal Malaysia ini harus menerima takdir jika terlahir tanpa kedua tangannya. Meski begitu, ia tidak pernah menjadikan kondisi fisiknya sebagai alasan untuk berputus asa dan berhenti mengejar cita-citanya.

(World of Buzz)

Saat ini, Zhariff sudah berhasil meraih tiga gelar dalam ilmu psikologi, sosiologi, dan hukum. Enggak cuma unggul di bidang akademik, cowok berusia 35 tahun ini jugga berhasil menulis buku pertamanya yang berjudul 'S.O.S Surfing Out Stuff: A Book of Growth & Guidance'.

Dalam sebuah wawancara dengan salah satu media lokal, Zhariff menyebut jika buku itu dia buat saat merasa depresi dan sedih.

"Saya berada dalam kondisi depresi dan kesedihan ketika saya memulai buku itu. Saya merasakan keadaan tidak nyaman karena itu adalah periode yang pernah saya alami. sukses selama bertahun-tahun sebagai pria yang memotivasi tanpa rintangan. Tapi ternyata saya masih orang normal," ungkap Zhariff.

(World of Buzz)

Bukan hal yang mudah baginya untuk menulis tanpa tangan. Zhariff mengaku harus membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa menulis dengan kakinya.

Buku SOS yang dibuat oleh Zhariff ini enggak cuma berisi soal biografi hidupnya saja, melainkan juga tentang pengalamannya untuk berjuang dalam hidup. Zhariff menyebut jika buku ini adalah sebuah platform baginya untuk bisa menginspirasi orang lain.

"Saya menjadikan pengalaman pahit saa sebagai bahan untuk menulis buku ini. Didalamnya juga ada beberapa tips dari saya untuk cara menyembuhkan diri saat sedang berada dibawah," tambahnya.

(World of Buzz)

Buku dengan tebal mencapai 126 halaman itu dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berbicara tentang saat-saat paling bahagia dan paling menyedihkan yang pernah ia alami, sementara bagian kedua berisi sharing tentang pelajaran yang telah ia dapat sepanjang hidupnya.

Zhariff berharap dengan adanya buku ini, orang lain yang membaca bisa mulai lebih percaya diri. Dia juga berharap jika mulai banyak orang yang lebih mencintai diri mereka sendiri.

WORLD OF BUZZ

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments