hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

16 Januari 2019, 15:55 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Presiden Joko Widodo akhirnya angkat suara mengomentari pidato kebangsaan Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto. Dalam pidatonya Senin malam lalu, Prabowo mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah termasuk BUMN yang dinilai dalam kondisi kritis dan di ambang kebangkrutan.

Pernyataan ini disandingkan dengan argumen hutang negara yang menumpuk serta beberapa BUMN yang merugi. Menanggapi kritik ini, Jokowi meyakinkan bahwa seluruh kondisi bisa ditangani asalkan seluruh elemen bangsa tetap berpikir optimis.

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) menyapa pendukung saat akan menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (14/1/2019). Prabowo-Sandiaga menyampaikan pidato kebangsaan dengan tema "Indonesia Menang" yang merupakan tagline visi dan misinya. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

“Kalau kita ngomong ya yang penting satu, pakai data. Kalau berbicara itu pakai data. Yang kedua ya jangan pesimislah. Kalau ada yang belum baik, ya banyak yang belum baik, tapi kita harus optimis. Kita perbaiki, itu tugas kita,” kata Jokowi.

Jelang Pemilu 2019, sejumlah strategi pemenangan gencar dilakukan oleh kedua kubu pasangan calon. Keduanya akan mulai bertemu dalam satu forum debat di Hotel Bidakara pada 17 Januari besok. Beberapa isu akan dihadirkan dalam laga debat pertama, diantaranya hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

ANAN SURYA | GALUH RAHMAT

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments