hero
(TECH EXPLORIST)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

15 Januari 2019, 15:00 WIB

KEPULAUAN KARIBIA

Selama ini, Segitiga Bermuda dikenal sebagai area samudera yang penuh misteri. Puluhan pesawat dan ratusan kapal telah menghilang tanpa jejak di area tersebut. Fenomena ini terus menjadi misteri hingga Science Channel mengungkapkan dugaan utamanya mengenai area mengerikan ini.

Puluhan pesawat dan ratusan kapal telah menghilang tanpa jejak. (HORACIOVELMONT)

Sejumlah ahli sains Amerika yang tergabung dalam tim dari Universitas Colorado menganalisa gambar-gambar satelit cuaca dari area Segitiga Bermuda. Hasil pengamatan menunjukkan adanya "Awan Heksagonal" yang membumbung di atas wilayah samudera ini.

Para metereologis menyimpulkan bahwa awan heksagonal inilah yang berperan sebagai bom udara yang dahsyat. Bom udara dari awan ini dipercaya sebagai penyebab dari fenomena misterius yang selama ini terjadi di Segitiga Bermuda.

Awan Heksagonal membumbung di atas wilayah samudera. (SCIENCE CHANNEL)

Awan heksagonal menghasilkan hembusan udara yang begitu kuat serupa angin topan yang bisa mencapai kecepatan lebih dari 200 km per jam. Angin sekuat itu, kemudian bisa menghasilkan gelombang ombak mencapai tinggi 13 meter. Itu sebabnya, tidak mungkin ada pesawat dan kapal yang mampu menghadapi angin dan gelombang sedahsyat itu.

Segitiga Bermuda terletak di antara Florida, Puerto Rico, dan Bermuda. (LIVE SCIENCE)

Temuan ini memang sebuah anomali dan mendorong penelitian lebih lanjut tentang Segitiga Bermuda. Segitiga Bermuda merupakan sebuah area di Samudra Atlantis yang terletak di antara Florida, Puerto Rico, dan Bermuda.

Tragedi hilangnya kapal dan pesawat bermula pada 1945, dan sejak itu sudah ada 75 pesawat dan ratusan kapal yang hilang tanpa jejak. Tragedi terakhir yaitu hilangnya kapal kargo "El Faro" pada 2015 di area Segitiga Bermuda ini.

 

BRIGHTSIDE | HUFFINGTON POST

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments