hero
(ANTARA)

EDITOR : ALBERT SUMILAT

7 Januari 2019, 22:25 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Sidang Kabinet Paripurna menyampaikan agar penanganan bencana terus diperkuat. Dalam hal ini, pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah sepakat mengalokasikan anggaran sebesar 15 triliun dari APBN untuk edukasi dan mitigasi bencana alam. Lebih lanjut Presiden Joko Widodo meminta seluruh jajaran pemerintahannya agar edukasi mengenai kebencanaan segera dimasukkan dalam materi pendidikan sekolah.

Presiden Joko Widodo (kanan) menyampaikan arahan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/1/2019). Presiden dalam arahannya meminta penguatan konsolidasi dari sektor riil, fiskal, dunia usaha, hingga moneter di tengah ketidakpastian ekonomi global guna memberi dampak positif terhadap upaya pemerintah dalam mengendalikan impor, memacu ekspor dan modal. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

"Saya juga minta agar edukasi kebencanaan dibuat betul-betul dikerjakan secara baik dan konsisten, dilakukan sejak dini, termasuk dalam muatan yang diajarkan dalam sistem pendidikan kita, sehingga betul-betul kita siap dalam menghadapi setiap bencana yg ada," kata Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Senin, 7 Januari 2019.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan sebagai negara yang terletak diatas cincin api dan memiliki kondisi geografis rawan bencana, pemerintah dan masyarakat Indonesia harus siap dan sigap menghadapi bencana alam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahkan memprediksi akan banyak bencana alam yang akan melanda Indonesia di tahun 2019, terutama bencana hidrometeorologi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berbincang dengan Kepala BIN Budi Gunawan (kanan) sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/1/2019). Presiden dalam arahannya meminta penguatan konsolidasi dari sektor riil, fiskal, dunia usaha, hingga moneter di tengah ketidakpastian ekonomi global guna memberi dampak positif terhadap upaya pemerintah dalam mengendalikan impor, memacu ekspor dan modal. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Tahun 2018 lalu pemerintah menyiapkan anggaran sebesar 7 triliun dan telah digunakan semua bahkan realisasinya lebih dari 7 triliun. "Tahun depan kita mengalokasikan anggaran bencana yang ada di dalam 5 triliun ditambah 10 terjadi sekitar total 15 trilliun (tahun 2019)," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Negara Jakarta.

Sri Mulyani menambahkan selain menambah anggaran bencana, pemerintah juga menyiapkan program Pooling Fund atau dana iuran bencana antar pemerintah daerah yang desainnya masih dalam tahap pembahasan. Tujuannya agar pemerintah daerah memiliki kepedulian untuk membantu daerah yang terkena bencana.

Presiden Joko Widodo menyampaikan paparan pendahuluan ketika memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Rabu (5/12/2018). Sidang Kabinet Paripurna tersebut membahas pencapaian tahun ke-4 pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 serta evaluasi belanja kementerian dan lembaga. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Dalam sidang kabinet ini, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan kinerja pemerintah dibidang ekonomi yang tumbuh postif ditengah ketidakpastian ekonomi global. Dimana pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 15,5 persen dengan inflasi dibawah 3,5 persen kemudian defisit 1,76 persen dari PDB, nilai tukar rupiah yang terjaga dan keseimbangan primer sebesar negatif 1,8 triliun rupiah. Lebih lanjut Jokowi menambahkan bahwa pendapatan pemerintah telah melampaui target APBN yang ditetapkan yakni sebesar 1.942, 3 triliun rupiah atau 102 persen dari APBN, begitu juga dengan belanja negara yang mencapai 99,2 persen dari APBN 2018.

TIFFANY ALHAMID | ANAN SURYA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments