hero
(ANTARA FOTO)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

17 Desember 2018, 20:28 WIB

PEKANBARU, INDONESIA

Politisi PDI Perjuangan Kapitra Ampera bersama stafnya datangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau untuk melaporkan pengerusakan satu buah baliho miliknya di Jalan Diponegoro, Pekanbaru oleh orang tidak dikenal. Sebelumnya, kedatangan Kapitra dan rombongan berniat untuk melaporkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait pencemaran nama partai yang dituding melakuka perusakan atribut partai. Namun laporan tersebut ditunda karena adanya pertimbangan dari pimpinan pusat PDI Perjuangan.

Kapitra Ampera, Politisi PDI Perjuangan beri keterangan pada awak media di Mapolda Riau, Senin, (17/12). (NET/Oki Sulistio)

"Bukan kita mengundur karena harus dirapatkan di DPP hari Selasa nanti itu keputusan partai," ujar Kapitra Ampera yang juga caleg PDI Perjuangan Riau di Mapolda Riau, Senin, 17 Desember 2018.

Baliho caleg PDI Perjuangan ayng dirusak orang tidak dikenal di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Riau. (NET/Oki Sulistio)

Kapitra meminta kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono jangan selalu merasa terzalimi dan jangan selalu minta dikasihani. Sebagai mantan kepala negara, Kapitra meminta SBY untuk bijak sehingga meminimalisir konflik dan rakyat tidak hilang santun. "Kita ini negara hukum jangan bangun opini, ini malah membangun opini supaya apa supaya mempengaruhi cara berfikir orang," sambung Kapitra.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono berikan keterangan pada awak media di Mapolres Pekanbaru, Riau, Minggu (16/12). (NET/Oki Sulistio)

Menanggapi laporan polisi atas dirinya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan tidak pernah menuduh PDI Perjuangan sebagai perusak dan berharap kasus ini dapat diusut secara tuntas oleh pihak Polresta Pekanbaru. " Ingat saya tidak pernah menuduh PDI Perjuangan dibalik apa yang dilakukan kemarin, tidak pernah, kami punya evidence punya strong evidence yang Insya Allah membuka jalan bagi kepolisian menemukan siapa siapa aksi pengruskaan itu," kata Susilo Bambang Yudhoyono di Mapolres Pekanbaru, Riau, Minggu, 16 Desember 2018.

APK Partai Demokrat yang dirusak oknum tidak bertanggungjawab di jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau. (NET/Oki Sulistio)

Perusakan ratusan atribut milik Partai Demokrat terjadi pada hari Sabtu pagi, 15 Desember 2018 bertepatan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Riau. Dalam kasus ini, salah seorang terduga pelaku telah diamankan dan saat ini masih dalam penyelidikan Polresta Pekanbaru.

OKI SULISTIO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments