hero
(NET)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

17 Desember 2018, 20:05 WIB

PEKANBARU, INDONESIA

 

Tuduhan bahwa terduga pelaku perusakan APK Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau merupakan orang suruhan salah satu partai besar terbesar di Indonesia, pihak PDI Perjuangan berikan klarifikasi. Melalui video berdurasi satu menit yang beredar di media sosial, yang mana seorang yang diduga pelaku perusakan atribut Partai Demokrat berinisial HS, menyatakan dirinya disuruh oleh oknum partai penguasa.

Pihak Partai Demokrat sendiri telah membentuk tim investigasi untuk mengusut kejadian ini dan hasilnya, dari keterangan sejumlah saksi yang melihat, para pelaku pengerusakan ini berjumlah lebih dari satu orang. "Karena masih kami terus kembangkan, karena si pelaku ini sekelompok orang yang diperkirakan lebih dari 20 oran," ujar Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahean di Pekanbaru, Riau, Minggu, 16 Desember 2018.

Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahean berikan keterangan pada awak media di Pekanbaru, Riau, Minggu (16/12). (NET/Oki Sulistio)

Ferdinand menambahkan bahwa timnya sedang fokus menelusuri informasi yang didapat di lapangan. "nanti ada saatnya kami menyampaikan ke kawan-kawan media, fakta-fakta yang kami temukan, bahwa memang seperti yang saya sampaikan tadi ini ada keterkaitan oleh kekuasaan dan penguasa", sambung Ferdinand.

Politisi PDI Perjuangan Kapitra Ampera berikan klarifikasi atas video yang beredar di media sosial yang mana terduga pelaku menyatakan disuruh oleh oknum partai penguasa. (NET/Oki Sulistio)

Tanggapi video yang beredar, PDI Perjuangan membantah. Melalui politisinya, Kapitra Ampera menyatakan tidak mengetahui adanya oknum PDI Perjuangan berinisial BT yang menyuruh untuk melakukan pengerusakan. "Yang bisa memerintahkan itu struktur partai, kalau ada yang fanatik terhadap partai ada, pemilih partai ada, kader partai itu bukanlah kebijakan partai. kedua itu harus dibuktikan kebenaran itu tidak klaim orang perorang atau partai per partai harus penegak hukum," ujar politisi PDI Perjuangan Kapitra Ampera di Pekanbaru, Riau, Senin, 17 Desember 2018.

Hingga kini kasus pengerusakan atribut Partai Demokrat masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian Resort Kota Pekanbaru dan belum menetapkan pelaku ayng diamankan sebagai tersangka.

OKI SULISTIO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments