hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

16 Desember 2018, 15:00 WIB

KOREA SELATAN

TWICE saat ini menjadi salah satu grup K-Pop wanita paling sukses. Tetapi siapa sangka, dulu anggotanya bahkan tidak yakin apakah mereka akan bisa debut, apalagi menjadi bintang yang popular. Inilah 7 dari sekian banyak kesulitan TWICE yang dihadapi sebagai trainee.

 

1. Jihyo 10 tahun berjuang untuk debut

Jihyo debut setelah jadi trainee 10 tahun! (KOREA BOO)

Pemimpin TWICE adalah bukti nyata bahwa kerja keras, dedikasi, dan ketekunan dapat membuat impian menjadi kenyataan. Diperlukan 10 tahun perjuangan bagi Jihyo untuk debut, dan dia mengatasi banyak rintangan di sepanjang jalan.

Sebelum TWICE, Jihyo diberi kesempatan untuk debut dengan grup idol JYP Entertainment, 6mix, yang akhirnya dibatalkan. Nayeon dan Jeongyeon juga digosipkan menjadi bagian dari grup ini. Sayangnya, debut 6mix dibatalkan setelah mantan trainee JYP Entertainment, Lena, keluar dari grup dan meninggalkan perusahaan.

Setelah bertahun-tahun pelatihan dan kekecewaan dari debut 6mix yang dibatalkan, Jihyo memiliki tantangan lain untuk dihadapi: SIXTEEN. Untungnya, Jihyo berhasil melewati reality show ini dan akhirnya bisa debut dengan TWICE.

 

2 . Berat badan luar biasa Momo

Momo harus menurunkan berat badan hingga 7kg seminggu. (KOREA BOO)

Momo mengungkapkan bahwa ia kehilangan 7kg dalam satu minggu. Menurut Momo agensi mengatakan bahwa dia benar-benar harus kehilangan 7kg agar dapat naik ke panggung untuk show mereka. Untuk menurunkan berat badan dengan cepat, Momo tidak makan apa pun selain sepotong es selama periode satu minggu itu.

Dia bahkan sering meludah dengan harapan bahwa itu akan membantu berat badannya turun. Momo mengaku bahwa ketika dia berbaring untuk tidur, dia takut bahwa dia mungkin tidak bangun di pagi hari dan pemikiran mengerikan itu membuatnya ingin menangis.

3. Jeongyeon sempat ingin berhenti jadi trainee

Jongyeon sempat ingin berhenti jadi trainee. (KOREA BOO)

Jeongyeon mengakui pernah ingin berhenti menjadi trainee karena kesulitan yang dihadapi. Tekanan ketika menjadi trainee muda membuatnya bertanya-tanya apakah dia harus memilih jalur karir yang berbeda, seperti bekerja di toko roti.

Selama hari-hari sebelum bergabung dengan TWICE, Jeongyeon sangat menyukai pekerjaan paruh waktunya di sebuah bakery. Ia ingin berhenti menjadi trainee dan kembali bekerja fulltime di bakery. “Sejujurnya, saya hampir berhenti menjadi trainee. Saya ingin bekerja di toko roti. Bekerja di toko roti sangat cocok dengan saya. Saya hampir berpikir tentang membuat roti saya sendiri! ”

4. Kehilangan serunya hang out di sekolah untuk kehidupan trainee

TWICE bekerja keras sejak muda. (KOREA BOO)

Beberapa anggota TWICE telah mengambil salah satu keputusan yang paling sulit selama masa trainee: memilih antara impian menjadi idol dan masa remaja yang normal. Di acara perjalanan JTBC, “Travelfree Travelers”, TWICE membahas banyak perjuangan yang mereka hadapi sebagai peserta pelatihan, termasuk yang ini.

Jihyo mengungkapkan bahwa dia tidak punya waktu untuk melakukan perjalanan keluarga ketika dia masih menjadi trainee dan tidak memiliki kenangan dari masa sekolahnya. Sepulang sekolah, dia akan pergi langsung ke agensi alih-alih bergaul dengan teman-teman. Dia mengungkapkan, melihat ke belakang, dia iri pada teman-temannya yang bisa pergi keluar untuk makan dan karaoke bersama.

Chaeyoung sering enggak bisa ikut piknik sekolah. (KOREA BOO)

Seperti Jihyo, Chaeyoung mengatakan bahwa dia melewatkan perjalanan sekolah dan kunjungan serupa, karena jadwal trainee yang padat.

5 . Body shamming Jihyo

Tubuhnya yang curvy sempat dikritik. (KOREA BOO)

Pada masa SIXTEEN, Jihyo menghadapi kritik tentang berat badannya. Selama sesi pemotretan, seorang fotografer bahkan mernjauh untuk menyebut Jihyo “gendut” di depan semua yang hadir. Meski begitu, Jihyo tidak menyerah. Dia didukung untuk melalui SIXTEEN dan kritik yang dia hadapi di sana, untuk kemudian debut sebagai pemimpin TWICE yang dicintai.

6. Perjuangan Sana, Mina, Momo, dan Tzuyu untuk menyesuaikan diri di Korea

Lini Jepang harus keras belajar soal Korea. (KOREA BOO)
Tzuyu dari Taiwan juga harus belajar soal Korea. (KOREA BOO)

Selain semua perjuangan khas yang dihadapi banyak trainee, lini TWICE Jepang dan Taiwan juga harus pindah ke negara asing dan belajar bahasa baru. Sana, Mina, Tzuyu, dan Momo semuanya bekerja sangat keras untuk menyesuaikan hidup di Korea dan menjadi fasih berbahasa Korea.

7. Nayeon sering menangis sendirian

Nayeon sering menangis sendirian. (KOREA BOO)

Saat pembukaan TWICELAND Nayeon dan Jihyo mengungkap perjuangan mereka sebagai trainee. Nayeon memberi tahu penggemar bahwa perjalanannya di TWICE tidak selalu menyenangkan. Selama masa persiapan SIXTEEN, ada saat-saat dia akan menangis sepanjang hari sambil memegang tangan Jeongyeon. Dia bahkan menangis ketika berjalan di jalan pada malam hari karena dia tidak tahu bagaimana SIXTEEN akan berakhir untuknya dan teman-temannya.

Kerja keras dan perjuangan mereka akhirnya terbayarkan dengan kesuksesan yang dihasilkan TWICE. Fans mereka juga sangat banyak dan tersebar di seluruh penjuru di dunia.

KOREA BOO | SOOMPI

5

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments