hero
(ANTARA FOTO)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

11 Desember 2018, 21:52 WIB

WAMENA, INDONESIA

Kodam Cendrawasih pastikan tidak ada sipil yang menjadi korban jiwa dalam proses penegakan hukum di Kabupaten Nduga, Papua yang dilakukan oleh aparat gabungan TNI-Polri. Sebelumnya akun media sosial Twitter bernama @VeronicaKoman mencuit mengenai adanya warga sipil yang menjadi korban meninggal dunia dalam kontak tembak antara tim gabungan TNI-Polri melawan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga, Papua.

Kodam XVII/Cendrawasih angkat bicara atas tuduhan tersebut, menurut mereka tim gabungan TNI-Polri hanya melakukan kontak tembak dengan KKSB yang menyerang dengan senjata api untuk membedakan antara warga sipil dan anggota KKSB. Kelompok ini biasa mengambil senjata api dari rekannya yang tewas, sekaligus membawa jasadnya untuk kemudian dibakar. "Itulah yang mereka lakukan selama ini. Jadi kita kesulitan untuk menemukan mayatnya," ujar Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf Dax Sianturi kepada awak NET, Fergyanto Mage dan Anan Surya di Batalyon 756 Wimane Sili, Wamena, Papua, Selasa, 11 Desember 2018.

Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf Dax Sianturi berikan keterangan terkait KKSB di Batalyon 756 Wimane Sili, Wamena, Papua, Selasa (11/12). (NET/Anan Surya)

Dax menambahkan bahwa informasi pembakaran mayat KKSB ini diperoleh dari masyarakat sendiri yang memberitahukan kepada pihak TNI. Pasca penembakan yang dilakukan KKSB pada tanggal 2 Desember lalu, aparat gabungan TNI-Polri berhasil melumpuhkan 3 anggota KKSB. 

FERGY MAGE | ANAN SURYA

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments