hero
(ANTARA FOTO)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

6 Desember 2018, 18:18 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Majelis hakim Tindak Pidana Korupsi jatuhkan vonis 6 tahun penjara kepada Gubernur non aktif Jambi Zumi Zola. Politisi Partai Amanat Nasional itu diyakini menerima gratifikasi dan menyuap saat menjabat sebagai Gubernur Jambi.

"Menjatuhkan pidana zumi Zola dengan pidana penjara 6 tahun dan pidana denda 500 juta," ujar Yanto, Ketua Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Kamis, 6 Desember 2018.

Terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Zumi Zola menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/12/2018). Majelis hakim memvonis Gubernur nonaktif Jambi tersebut dengan hukuman enam tahun penjara, denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Selain penjara selama 6 tahun dan denda 500 juta, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik 5 tahun setelah masa tahanan. Terpidana Zumi Zola usai putusan pengadilan mengaku menerima dan tidak akan mengajukan banding. "Saya terima keputusan hakim dan menghormati segala putusan hakim, saya harap JPU juga begitu. Agar bisa segera inkrah," ujar Gubernur non aktif Jambi Zumi Zola di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat.

Vonis ini diambil berdasarkan pertimbangan fakta-fakta di persidangan dimana Zumi terbukti menerima gratifikasi selama menjabat sebagai Gubernur Jambi. Gratifikasi yang berasal dari rekanan pengusaha sebesar 37,4 miliar rupiah, 173 ribu dolar AS, dn 100 ribu dolar Singapura. Selain uang, Zumi juga menerima sebuah mobil Alphard. Majelis hakim juga berkeyakinan bahwa Zumi juga terlibat dalam kasus suap anggota DPRD Jambi dengan mengetahui uang ketok palu yang diberikan pada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi.

Terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Zumi Zola (kedua kiri) meninggalkan ruangan usai sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/12/2018). Majelis hakim memvonis Gubernur nonaktif Jambi tersebut dengan hukuman enam tahun penjara, denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Vonis hakim terhadap Zumi Zola ini lebih ringan dua tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK. Sebelumnya Jaksa menuntut Zumi dihukum 8 tahun penjara, semantara Majelis Hakim menolak permintaan Zumi sebagai justuce collaborator. Penolakan hakim ini berdasar pada anggapan bahwa Zumi adalah aktor utama dibalik kasus suap anggota DPRD provinsi Jambi.

JANUAR YUDHA | HAFIED RANGGA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments