hero
(ANTARA FOTO)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

5 Desember 2018, 20:51 WIB

WAMENA, INDONESIA

Upaya evakuasi korban sipil dari pekerja jembatan karyawan PT. Istaka Karya oleh aparat gabungan TNI-Polri di distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua mendapatkan perlawanan dari Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata. Dalam kontak senjata selama sekitar dua jam itu, satu anggota Brimob, bernama Bharata Wahyu dari aparat gabungan TNI-Polri terkena tembakan di bagian tangannya. "Sementara anggota ada yang terkena tembak namun tidak fatal," ujar Komandan Resort Militer 172 PWY Kolonel Inf Binsar Sianipar di Wamena, Papua, Rabu, 5 Desember 2018.

Danrem 172 PWY Kolonel Inf Binsar Sianipar berikan keterangan pers kepada awak media di Wamena, Papua, Rabu (5/12). (NET/Rivando Nay)

Binsar menambahkan bahwa pihak TNI telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengevakuasi para jenazah pekerja jembatan dari PT. Istaka Karya yang menjadi korban penembakan KKSB di distrik Yigi. Meski kontak senjata kerap terjadi di garis depan, namun Binsar yakin pasukannya dapat mengatasi perlawanan dari KKSB tersebut. "Sedikitnya ada dua puluh pucuk senjata api yang digunakan untuk menyerang aparat gabungan TNI-Polri oleh KKSB pimpinan Egianus Kogoya ini," sambung Binsar.

Upaya evakuasi jenazah korban penembakan KKSB di distrik Yigi, Nduga, Papua masih terkendala faktor cuaca. (NET/Rivando Nay)

Untuk sementara upaya evakuasi jenazah di distrik Yigi masih terkendala cuaca sehingga helikopter belum bisa masuk ke distrik Yigi, namun aparat gabungan TNI-Polri sendiri telah berada disana dan siap untuk melakukan proses evakuasi jenazah.

RIVANDO NAY

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments