hero
(Sinchew)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

22 November 2018, 12:05 WIB

MALAYSIA

Bisa bekerja di negara maju seperti Singapura mungkin jadi cita-cita bagi sebagian anak muda. Tapi siapa sangka, bekerja di negara maju tidak menjamin hidup seseorang bisa menjadi kaya raya dan berkecukupan.

Hal ini yang dirasakan oleh seorang pria asal Malaysia bernama Lee. Setelah bekerja di Singapura selama 9 tahun, Lee memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dan kembali ke negara asalnya untuk berjualan dessert atau makanan penutup.

(Sinchew)

Dikutip dari laman World Of Buzz pada 21 November 2018, Lee mengaku awalnya pergi ke Singapura saat berusia 24 tahun. Lee yang saat itu baru lulus dari bangku kuliah berharap akan mendapatkan pekerjaan di bidang teknik internet.

Sayangnya, harapan Lee tidak sesuai dengan kenyataan. Pemerintah Singapura tidak mengakui kualifikasinya dan membuat Lee terpaksa mencari kerja di restoran-restoran. Keadaan tersebut diperparah dengan tingginya biaya hidup di kota yang terkenal dengan sebutan Negeri Singa tersebut.

"Di Singapura, kamu harus menghabiskan uang setiap kamu keluar dari rumah. Sebagai contoh, kamu harus membayar ongkos jika ingin berpergian menggunakan bus atau MRT. Itulah alasannya saya lebih senang berjalan kaki untuk menghemat uang," ujar Lee.

(Sinchew)

Enggak cuma harus banyak berjalan kaki, Lee pun mengaku hanya bisa makan sekali sehari dan mengonsumsi makanan murah demi bisa menghemat uang saku.

"Aku makan sehari sekali dan hanya bisa makan nasi campur atau tapao di stasiun kereta," tambahnya kemudian.

Ia mengaku sempat mendapatkan pekerjaan sebagai seorang supervisor di sebuah restoran. Tapi ternyata pekerjaan itu tidak membuat keadaan finansialnya jadi membaik.

"Gajiku hanya sebesar 1.500 Dollar Singapura untuk 16 jam kerja. Tapi jika ada kekurangan uang pada mesin kasir, maka gajiku akan dipotong," tambah Lee.

Lee pun mengaku sempat berganti pekerjaan, namun ia mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari managernya dan membuat Lee memutuskan untuk kembali ke Kuching, Malaysia.

(Sinchew)

Ia pun memutuskan untuk membuka sebuah kios yang menjual makanan penutup tradisional Hong Kong Enggak semudah membalikan telapak tangan. Usaha Lee juga sempat mengalami kegagalan, karena ia belum menemukan resep hidangan yang pas.

Untuk bisa menemukan resep masakan yang enak, Lee bahkan harus menghabiskan waktu hingga satu tahun. Meski begitu, Lee terus mencoba dan tidak menyerah.

Kesabaran Lee pun berbuah manis, pada bulan Oktober 2018 ia berhasil membuka sebuah toko di Jalan Sekama, Kuching, Malaysia. Lee berharap orang-orang di Kuching bisa lebih memilih mengonsumsi dessert buatannya dibandingkan dengan minum kopi.

"Saya berharap orang-orang di Kuching bisa menyukai dessert buatan saya dibanding meminum kopi ketika mereka bangun pagi." tutup Lee.

WORLD OF BUZZ

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments