hero
(ANTARA FOTO)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

19 November 2018, 20:12 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Kejaksaan Agung memutuskan menunda eksekusi mantan pegawai honorer Sekolah Menengah Atas Negeri Tujuh Mataram, Baiq Nuril. Penundaan ini dilakukan setelah kejaksaan melihat dinamika perkara pada masyarakat dalam kasus dugaan pencemaran nama baik, serta pelanggaran Undang-undang ITE karena merekam video percakapan mesum Kepala Sekolah Menengah Negeri Tujuh Mataram.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mukri saat diwawancarai NET di Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (19/11). (NET/Rendianto)

"Sudah kita ambil kebijakan setelah di lakukan kajian diskusi dan sepakat kita melakukan penundaan tentunya dalam hal ini. Terdakwa akan mengajukan upaya peninjauan hukum kembali untuk segera di upayakan agar kasus tersebut cepat ada hukum tetap karena ini memang merupakan hak dari terdakwa," ujar Mukri, Kapuspenkum Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan, Senin, 19 November 2018.

Mukri menambahkan keputusan penundaan ini telah melalui sejumlah pertimbangan di internal Kejaksaan Agung, salah satunya terkait persepsi keadilan. Per hari ini, Kejaksaan Tinggi Mataram telah menerima surat penangguhan eksekusi Baiq Nuril, dan selanjutnya Kejaksaan meminta Baiq Nuril segera melakukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan yang diterimanya di tingkat Mahkamah Agung (MA).

Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik, serta pelanggaran Undang-undang ITE, Baiq Nuril di Mataram. (NET/Andy Setiawan)

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Mataram telah memutus Baiq Nuril tidak bersalah dalam kasus tersebut, namun Mahkamah Agung menyatakan Baiq Nuril bersalah telah menyebarkan video percakapan asusila tersebut dan melanggar undang-undang ITE dengan tuntutan enam bulan penjara dan denda 500 juta.

RENDIANTO

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments