hero
(NET)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

12 November 2018, 20:15 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Pertama kalinya dalam sejarah Indonesia memiliki mobil listrik untuk olahraga ekstrem, Rally Dakar. Mobil karya anak bangsa berjuluk BLITS ini merupakan hasil kolaborasi dua perguruan tinggi yakni Universitas Budi Luhur dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang didesain khusus untuk Rally Dakar Argentina. Namun sebelum terjun langsung ke ajang Rally Dakar tahun 2019 nanti, mobil listrik BLITS haru menempuh masa uji coba selama 3 bulan menjelajah nusantara.

Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro saat memberikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers di Universitas Budi Luhur, Ciledug, Jakarta Selatan, Senin (12/11). (NET/Galuh Rahmat)

"Tujuan daripada peluncuran hari ini adalah turut mendukung kegiatan mencoba di lapangan endurance daripada mobil ini dan juga daripada tim yang akan mencatat kelemahan-kelemahan selama perjalanan semoga dalam perjalanan bisa menjadi mobil yang cukup tangguh khususnya nanti bisa turun di Rally Dakar," ujar Kasih Hanggoro, Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti saat konferensi pers di Universitas Budi Luhur, Jakarta Selatan, Senin pagi, 12 November 2018.

Pada masa uji coba menjelajah nusantara yang mengambil tema "PLN BLITS EXPLORE INDONESIA" ini mobil listrik akan menempuh jarak 15.000 kilometer yang dimulai dari ITS Surabaya, Budi Luhur Jakarta, menyeberang ke pulau Sumatera, lalu Kalimantan, Papua dan kembali lagi ke Surabaya.

Dosen ITS yang juga penanggung jawab ekspedisi Nur Yuniarto (kanan) mencoba mobil listrik sebelum roadshow PLN BLITS Explore Indonesia di Jakarta, Jumat (9/11). PLN BLITS Explore Indonesia merupakan touring mobil listrik karya anak bangsa hasil kolaborasi Budi Luhur dan ITS (BLITS) yang akan berkeliling Indonesia dengan total jarak tempuh lebih dari 15.000 km. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Spesifikasi mobil ini didesain secanggih mungkin dengan ketahanan yang mumpuni untuk mengikuti ajang Rally Dakar, yang merupakan salah satu ajang rally paling ganas di dunia. Mulai dari bagian tubular sasis, bentuk bodi, electric motor, hingga ketahanan baterainya semua dirancang untuk menahan tantangan-tangan dari rally tersebut. Kasih menambahkan, setelah melewati masa uji coba sejauh 15.000 kilometer, mobil ini akan didaftarkan pada Rally dakar 2019.

Project Leader BLITS, Yoga Uta Nugraha saat diwawancarai awak media terkait mobil BLITS di Universitas Budi Luhur, Ciledug, Jakarta Selatan, Senin (12/11). (NET/Galuh Rahmat)

"Karena kita fokus di komponen elektroniknya, semua komponen kita waterproof, termasuk dari mobil juga kita uji waterproof. Kebetulan dari Jogja ke Jakarta melewati beberapa hujan genangan air sampe sekarang so far so good," kata Yoga Uta Nugraha, Project Leader BLITS pada awak media saat konferensi pers.

Mobil listrik BLITS menggunakan baterai dengan metode fast charging berkapasitas 380 Volt 90kWh, maximum voltage 380V, base voltage 350V, max discharge current 777A, dan base discharge current 259A. Dari 0 hingga Full, hanya membutuhkan waktu 12 jam pengisian. Untuk sementara, mobil listrik BLITS mampu menempuh jarak sekitar 300 kilometer dalam waktu 5-6 jam sekali pengisian.

ANJANA DEMIRA | GALUH RAHMAT

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments