hero
(Twitter/@SammiSoh)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

6 November 2018, 19:02 WIB

BENGKULU, INDONESIA

Lantaran bau menyengat buah durian yang tercium di dalam kabin pesawat, sejumlah penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-091 rute Bengkulu - Jakarta protes dan keluar dari pesawat, Senin siang, 5 November 2018. Dalam video amatir yang direkam oleh salah satu penumpang yang diterima redaksi NET. tampak penumpang memaksa petugas untuk menurunkan buah durian dari dalam pesawat hingga nyaris adu pukul. Sementara pada bagian video lainnya terlihat akhirnya pihak petugas menurunkan beberapa troli buah durian dari dalam bagasi pesawat setelah mendapat desakan dari penumpang.

Manajer Distrik Sriwijaya Air Bengkulu, Abdul Rahim saat diwawancara awak media di Bandara Fatmawati Bengkulu, Selasa (6/11). (NET/Endro Dwirawan)

"Kita meminta maaf sebesar besarnya atas kejadian kemarin, yang membawa durian 2,025 ton, dimana total berat itu tidak menyalahi aturan keselamatan penerbangan, masih jauh dari overload," ujar Abdul Rahim, Manajer Distrik Sriwijaya Air Bengkulu kepada awak media di Bandara Fatmawati Bengkulu, Selasa, 6 November 2018.

Akibat insiden di Bandara Fatmawati Bengkulu ini, keberangkatan pesawat Sriwijaya Air SJ-091 yang dijadwalkan berangkat pukul 10:40 WIB tertunda hingga satu jam. Manajemen Sriwijaya Air menyatakan permohonan maafnya terkait insiden ketidaknyamanan penumpang yang terjadi pada Senin, 5 November 2018 lalu. Namun pihak maskapai menyatakan hal tersebut tidak menyalahi aturan keselamatan penerbangan udara karena buah durian seberat 2, 025 ton tersebut tidak melewati batas maksimum take off with pesawat.

Petugas akhirnya menurunkan kargo berupa buah durian sebanyak 2,025 ton dari pesawat Sriwijaya Air SJ-091 rute Bengkulu-Jakarta pada Senin (5/11). (Twitter/@SammiSoh)

Pasca insiden tersebut, pihak bandara telah berkoordinasi dengan kantor otoritas bandara wilayah VI Padang dan Kementerian Perhubungan Pusat yang akan menurunkan tim evaluasi.

Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu Anis Wardhana saat berikan keterangan pada awak media di Bandara Fatmawati Bengkulu, Selasa (6/11). (NET/Endro Dwirawan)

"Jadi tim investigasi akan datang sore, atau besok pagi, hasilnya akan disampaikan ke stakeholder, tidak hanya ke maskapai, namun juga skipper si pengirim durian itu, sehingga komoditas ini bisa menunjang potensi provinsi bengkulu," kata Anis Wardhana, Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu kepada awak media di Bandara Fatmawati, Bengkul, Selasa siang 6 November 2018.

Lebih lanjut Anis menambahkan bahwa yang terganggu adalah faktor kenyamanan penumpang, bukan keselamatan dan keamanan penumpang. Karena meski sudah dikemas sedemikian rupa namun tetap saja buah durian ini mengeluarkan bau yang tajam hingga masuk ke dalam kabin pesawat mengganggu kenyamanan penumpang.

ENDRO DWIRAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments