hero
(Basarnas)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

30 Oktober 2018, 16:21 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Basarnas memastikan sisa puing dan barang-barang milik penumpang yang mengapung di atas permukaan laut telah bersih. Hingga Selasa siang, proses pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Basarnas telah mengumpulkan 24 kantong jenazah dan telah diserahkan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Selanjutnya, fokus pencarian korban dan badan pesawat dilakukan di dalam laut dengan menggunakan alat bernama Multibeam Echosounder serta anggota Basarnas yang memiliki kemampuan menyelam hingga kedalaman 35 meter di bawah laut.

Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) TNI Muhammad Syaugi saat beri keterangan pers kepada awak media terkait perkembangan terbaru proses pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT610 di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/10). (NET/Octa Barry)

"Kalo titik kordinat (pesawat) sudah, kalo main body blum ketemu, jadi sekarang di cari dengan alat, sampai penyelaman juga," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) TNI Muhammad Syaugi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa siang, 30 Oktober 2018.

Terkait waktu pencarian korban, Basarnas tegaskan tidak ada batas maksimal selama kemungkinan ditemukannya jasad korban masih ada. Berdasarkan SOP sesuai Undang-Undang, waktu pencarian korban minimal akan dilakukan hingga sepekan kedepan. Namun masih

OCTA BARRY

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments