hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

30 Oktober 2018, 16:10 WIB

INDONESIA

Tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang menyedot perhatian dunia internasional. Salah satu yang disorot adalah pesawat Boeing 737 MAX 8 yang digunakan oleh Lion Air dan jatuh saat terbang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang. Beberapa negara berkepentingan untuk mengetahui penyebab jatuhnya Lion Air karena pesawat Boeing 737 jenis baru ini digunakan oleh maskapai mereka.

Boeing 737 MAX 8 mulai beroperasi pada Mei 2017. Maskapai penerbangan Amerika Serikat, Southwest Airlines, merupakan maskapai yang paling banyak menggunakan Boeing 737 MAX8 dengan 23 pesawat. Air Canada menempati posisi kedua dengan 18 pesawat. Selain itu, WestJet dan Sunwing juga menerbangkan pesawat Boeing 737 versi terbaru ini.

Pesawat Boeing 737 MAX8 yang digunakan oleh maskapai Air Canada. (BOEING.COM) 

CEO Flightline Training Services, Phyl Durdey menyebut bahwa pesawat Boeing jenis 737 MAX 8 sebagai versi “terbaru dan terbaik” dari "pesawat paling sukses di dunia." Durdey mengungkapkan alasannya memberikan predikat istimewa pada Boeing 737 MAX 8. "Di seluruh dunia, setiap lima detik, pesawat Boeing 737 lepas landas atau mendarat," kata Durdey. 

Sementara itu, analis penerbangan dari PaxEx.aero, Seth Miller mengatakan bahwa pesawat 737 MAX 8 memiliki desain sayap yang lebih baru dan mesin yang lebih besar daripada 737 yang lebih lama. "Ada beberapa hal baru dari 737 MAX 8 tetapi telah terbang dengan aman dan berhasil selama beberapa tahun belakangan," kata Seth Miller.

BACA JUGA:
Saham Boeing Anjlok Akibat Jatuhnya Pesawat Lion Air
Tim Gabungan Lakukan Penyisiran di Perairan Karawang
13 Menit Mengudara, Lion Air JT-610 Jatuh di Perairan Tanjung Karawang

Petugas gabungan Basarnas, PMI, dan Polri mengevakuasi puing pesawat Lion Air JT 610 pascakecelakaan, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (29/10/2018). Pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang sebelumnya mengalami "lost contact", ditemukan jatuh di perairan Laut Utara Karawang, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Air Canada dalam siaran persnya menyatakan bahwa mereka ikut mendoakan untuk seluruh korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Air Canada mengaku belum menerima arahan apapun dari Boeing mengenai penggunaan pesawat 737 MAX 8.

Menteri Perhubungan Canada Marc Garneau mengatakan bahwa pemerintah Canada juga mengikuti penyelidikan terhadap pesawat Boeing 737 MAX 8. Meski demikian Garneau mengatakan belum mengambil langkah-langkah khusus terkait operasional pesawat jenis ini. "Sangat prematur bagi kami untuk mengambil tindakan apa pun," kata Garneau.

Sejumlah ahli penerbangan termasuk Seth Miller mengatakan bahwa untuk menentukan dengan tepat apa yang sebenarnya pada peristiwa jatuhnya Lion Air JT-610 memerlukan data pemeriksaan log, mendengarkan transkrip dari kontrol lalu lintas udara, dan meneliti data penerbangan, serta rekaman suara.

CTVNEWS | BOEING 

5

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments