hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

23 Oktober 2018, 14:55 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Pengerjaan proyek kereta cepat Mass Rapid Transit atau MRT saat ini telah mencapai 96,53 persen. Jalur MRT sepanjang 16 kilometer ini akan melewati 13 Stasiun, yakni enam stasiun bawah tanah dan tujuh stasiun layang. 

Progres itu bisa dilihat dari salah satu stasiun bawah tanah, yaitu Stasiun Senayan. Tim NET berkesempatan untuk melihat secara langsung stasiun ini. Terletak di seberang Mal Ratu Plaza, stasiun ini merupakan stasiun bawah tanah pertama setelah deretan stasiun layang dari arah Lebak Bulus. 

Pintu masuk Stasiun Senayan MRT Jakarta. (NET/Aulia Kurnia)

Pada pintu masuk stasiun ini akan dilengkapi empat buah tangga yaitu dua unit berada di sisi barat dan dua unit di sisi timur. Selain itu, untuk memberikan rasa nyaman kepada pada calon penggunanya, dua unit eskalator dan dua unit lift juga dipasang.

Saat tiba di dalam stasiun, calon penumpang bisa langsung membeli tiket lewat vending machine atau sales office. Sejumlah petugas akan bersiaga untuk membawa calon penumpang dalam membeli tiket. 

Tiket yang disediakan ada dua macam, yakni tiket single trip dan multy trip. Single trip ini berlaku untuk maksimal 7 hari dan multy trip untuk jangka waktu yang lebih panjang. Calon penumpang juga bisa menggunakan e-money yang telah bekerjasama dengan PT. MRT Jakarta loh!

Saat ini pekerjaan konstruksi misalnya pemasangan pendingin ruangan, screen door, hingga finishing di beberapa sisi masih terus dikebut. Untuk area komersil stasiun berada di kedalaman sekitar 3 meter dari permukaan jalan atau 1 lantai di area peron.  

Nantinya, area tersebut akan berisi mini market, restoran cepat saji, coffee shop, hingga ATM centre. Fasilitas umum lainnya juga disediakan misalnya toilet untuk pria/wanita/difabel, ruang menyusui, dan lift bagi penyandang disabilitas.

Untuk area tunggu penumpang berada di kedalaman 14-15 meter dari bawah permukaan tanah. Di sinilah tempat calon penumpang menunggu kereta. Nah, buat kamu yang hobi berselancar di dunia maya, pihak MRT menjanjikan akan memasang Wi-Fi dengan kecepatan tinggi. 

”Saat ini sedang dibuka proyek tender untuk kerja sama membangun jaringan Wi-Fi. Rencananya Wi-Fi tersebut memiliki kemampuan yang kuat untuk di bawah tanah. Bahkan kalau bisa, yang ingin dapat sinyal kuat ya harus naik MRT,” ujar William Sabandar, Direktur Utama PT. MRT Jakarta. 

Pintu masuk Stasiun Senayan MRT Jakarta. (NET/Aulia Kurnia)

Rencananya, kereta MRT akan tiba 5 menit. Kereta MRT akan memiliki 16 rangkaian dengan target penumpang mencapai 173 ribu orang. Setiap rangkaian terdiri dari enam kereta dengan kapasitas penumpang sekitar 200 orang.

Soal keamanan terhadap bencana sudah diperhitungkan dengan matang. Setiap desain stasiun bawah tanah dibuat tahan gempa secara periodik hingga 100 tahun. Pastinya aman karena memenuhi standar tahan gempa Indonesia. 

Selain itu juga tahan banjir, karena pintu masuk ditinggikan hingga 1,5 meter menggunakan anti-flood barrier system, dan sensor ketinggian air. Nantinya stasiun yang terletak di ujung jalan sudirman ini akan memiliki nuansa warna cokelat dan abu-abu. 

Desain stasiun ini juga dibuat ramah untuk difabel dan menyatu dengan trotoar yang cukup lebar di sepanjang Jalan Sudirman.  Stasiun Senayan akan melayani perjalanan ke Stasiun Sisingamangaraja dan berujung di Lebak Bulus Jakarta Selatan. Sedangkan yang menuju Stasiun Istora akan berakhir di Bundaran Hotel Indonesia.  

AULIA KURNIA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments