hero

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

10 Oktober 2018, 23:09 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Selama 6 jam Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais diperiksa oleh penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. Namun mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menyatakan bahwa separuh waktu pemeriksaan tersebut digunakan untuk makan, sholat dan ngobrol kesana kemari.

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Profesor Doktor Haji Muhammad Amien Rais saat berikan keterangan pers usai diperiksa penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). (NET/Galuh Rahmat | Reza Rivalda)

 

"Saya merasa dihormati, dimuliakan oleh para penyidik jadi betul-betul suasananya akrab penuh tawa penuh canda," ujar Amien Rais pasca pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Rabu, 10 Oktober 2018.

Menurut Amien, sebanyak 30 pertanyaan dilayangkan penyidik kepadanya terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet yang menyeret dirinya, dan ia mengapresiasi penyidik yang straight to the point serta berperilaku baik saat memberikan pertanyaan. Namun Pendiri Partai Amanat Nasional ini enggan membeberkan secara detil pertanyaan yang diajukan penyidik kepada awak media.

Pada kesempatan yang sama, kuasa hukum Amien Rais, Ardy Mbalembout mengatakan sejak tahun 1998 hingga saat ini kliennya baru dua kali bertemu Ratna Sarumpaet. Pertama pada tahun 1998 dan kedua saat bertemu di kediaman Prabowo Subianto tanggal 2 Oktober 2018 lalu. Ardy menegaskan jika konferensi pers yang dilakukan di kediaman Prabowo Subianto ini terkait dugaan penganiayaan Ratna Sarumpaet tersebut didasari pada rasa kemanuasiaan, sehingga tidak ada kaitannya dengan kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet dengan kliennya.

Kuasa Hukum Amien Rais, Ardy Mbalembout berikan keterangan pers kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). (NET/Galuh Rahmat | Reza Rivalda)

"Coba temen-teman ada saudara datang mukanya bengkak-bengkak kemudian menceritakan dan meyakinkan ada beberapa orang pasti responnya akan iba," tukas Ardy Mbalembout di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka pelaku penyebaran informasi palsu. Aktivis perempuan tersebut mengaku dianiaya oleh sejumlah orang yang mengakibatkan mukanya menjadi lebam, namun beberapa hari kemudian ratna mengakui bahwa lebam itu ia dapatkan akibat operasi plastik. Atas dasar pengakuannya, ibu kandung aktris Atiqa Hasiholan ini diduga melanggar undang-undang peraturan hukum pidana dan undang-undang ITE dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

GALUH RAHMAT | REZA RIVALDA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments