hero
(NET/Rahman Odi)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

10 Oktober 2018, 13:00 WIB

SULAWESI TENGAH, INDONESIA

Kepolisian Resort Palu berhasil menangkap 101 tersangka kasus pejarahan di sejumlah toko, perumahan, dan pusat perbelanjaan, pascagempa dan tsunami yang melanda wilayah Kota Palu, Sigi, dan Donggala. Ke-101 tersangka tersebut ternyata napi binaan yang melarikan diri dari lapas usai gempa dan tsunami.
 
Mereka sebagian besar berasal dari Kabupaten Toli-toli yang dimobilisasi langsung oleh salah satu oknum kepala desa. Barang bukti berupa uang tunai serta perabot rumah tangga disita polisi. Dalam pengungkapan kasus ini, pihak kepolisian yang dibantu aparat TNI juga berhasil mengamankan satu bandar besar narkotika. Bandar ini ditahan bersama barang bukti berupa uang tunai Rp. 210 juta dan paket sabu siap edar.

Sebagian pelaku penjarahan pascagempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. (NET/Rahman Odi)

“Yang kita tangkap warga binaan yang kabur yang juga melakukan penjarahan, tersangka sampai hari ini yang akan kita kembangkan sudah 101 dalam kasus pencurian dan pemberatan,” ujar Karo Penmas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo.
 
Selain itu, tim Cyber Polri juga menangkap sejumlah pelaku penyebar hoaks pemberitaan menyangkut isu gempa susulan baik di Sulteng maupun Lombok yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia  dengan motif iseng maupun berniat menakuti-nakuti masyarakat.
 
RAHMAN ODI 

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments