hero
(ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

8 Oktober 2018, 18:25 WIB

PALU, INDONESIA

Hingga hari ke-sepuluh tim SAR gabungan masih fokus melakukan pencarian korban di sejumlah wilayah yang terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di kota Palu, Sigi dan Donggala. Sebelumnya pemerintah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari terhitung dari tanggal 28 September 2018 hingga berakhir pada tangal 11 Oktober 2018 nanti. 

Jajaran Tim Gabungan yang tergabung dalam KOGASGABPAD Bencana Alam dan Tsunami Palu, Sigi dan Donggala adakan konferensi pers di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (8/10). (NET/Rahman Odi)

"Yang jelas masyarakat tertolong dulu, (memang) tanggap darurat sampai tanggal sebelas tapi bisa di perpanjang berdasar perintah presdiden," ujar Panglima Komando Satuan Tugas Gabungan dan Paduan Mayjen TNI Tri Soewandono di Palu, Sulawesi Tengah, Senin 8 Oktober 2018.

Panglima KOGASGABPAD Mayjen TNI Tri Soewandono saat memberikan keterangan pers di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (8/10). (NET/Rahman Odi)

Lebih lanjut Tri menyatakan bahwa Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) akan melakukan perhitungan jumlah kerugian akibat bencana alam gempa bumi dan tsunami yang menimpa kota Palu, kabupaten Sigi dan Donggala pada 28 September 2018 lalu.

Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Bernardus Wisnu saat menjawab pertanyaan wartawan terkait jumlah kerugian dan kerusakan akibat bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah. (NET/Rahman Odi)

"Kami bersama pemerintah daerah akan menghitung kerugian dan kerusakan kita bisa hitung jumlah-nya berapa termasuk santunan. Kementrian Dalam Negeri juga mengirimkan timnya, (lalu) kita akan memverifikasi terhadap untuk menerima dan stimulan dan santunan," kata Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Bernardus Wisnu di Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 8 Oktober 2018.

Data sementara jumlah korban meninggal dunia pasca gempa bumi dan tsunami per 7 Oktober 2018 telah berjumlah 1944 jiwa, sementara korban luka mencapai 2549 jiwa dan korban hilang sebanyak 663 jiwa.

RAHMAN ODI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments