hero

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

2 Oktober 2018, 20:18 WIB

PALU, INDONESIA

Tim Basarnas bersama Palang Merah Indonesia yang melakukan evakuasi di Hotel Roa Roa di Jalan Patimura, Palu, Sulawesi Tengah akhirnya menemukan dua atlet Paralayang Indonesia yang menjadi korban runtuhnya hotel Roa Roa karena gempa pada Jumat, 28 September 2018 lalu. Korban yang ditemukan pada Selasa, 2 Oktober 2018 pagi adalah Ardi Kurniawan dan Franky Kowaas. Jadi total sudah empat atlet telah ditemukan dalam kondisi meninggal, setelah sebelumnya pada Senin, 1 Oktober 2018 ditemukan atas nama Glen Montoalu dan Petra Mandagi.

Menpora RI Imam Nahrawi beserta jajarannya memberikan keterangan pers di kantor Kementerian dan Olahraga,  Selasa (2/10). (NET/Ginanjar Hanggarawan)

"Keluarga besar Kemenpora dan Paralayang Indonesia berduka cita karena sampai sekarang ada beberapa atlet Paralayang yang belum ditemukan," ujar Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora RI, Selasa, 2 Oktober 2018.

Menpora menambahkan ada 32 atlet yang berpartisipasi pada kejuaraan bertajuk Palu Nomoni 2018 yang melibatkan tiga cabang, yakni paralayang, downhill, dan panjat tebing. Tiga atlet diantaranya merupakan atlet luar negeri, sementara sisanya dari Indonesia bahkan diantaranya ada 2 atlet yang merupakan atlet pelatnas paralayang Indonesia.

Tim BASARNAS sedang melakukan evakusi korban reruntuhan hotel Roa Roa, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10). (Dok. BASARNAS)

Hingga Selasa sore Waktu Indonesia Tengah, tercatat empat orang ditemukan meninggal dunia, sementara tiga orang masih terjebak reruntuhan hotel Roa Roa, sedangkan sisanya selamat. Tiga orang yang masih belum ditemukan hingga saat ini adalah Reza Kambey, Serda Fahmi, dan seorang atlet asal Korea Selatan, Lee Dong-jin.

Khusus untuk keluarga dari Lee Dong-jin, pemerintah bekerjasama dengan Duta Besar Korea Selatan telah memfasilitasi pihak keluarga untuk datang ke Palu. Menpora menyatakan akan segera mencairkan santunan untuk keluarga atlet paralayang yang menjadi korban bencana alam di Sulawesi Tengah.

GINANJAR HANGGARAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments