hero
(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

18 September 2018, 13:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Mantan Ketua DPR Setya Novanto menyatakan bahwa fasilitas kamar yang ia tempati di Lapas Sukamiskin tidaklah mewah. Hal ini disampaikan oleh Setnov, panggilan akrabnya, menanggapi sorotan berbagai pihak, usai sidak yang dilakukan oleh Ombudsman RI ke kamar tahanan yang ditempatinya di Sukamiskin. 

Setnov mengklaim dirinya menempati kamar baru itu usai menjalani masa orientasi. Tidak ada renovasi kamar lapas karena kondisi kamar yang diperdebatkan oleh Ombudsman RI, sudah seperti saat ini ketika ia tempati. 

Terpidana kasus korupsi Setya Novanto bersiap memberi kesaksian dalam sidang lanjutan kasus korupsi KTP elektronik di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (14/9). Sidang beragendakan mendengarkan keterangan saksi dengan terdakwa kasus korupsi KTP elektronik Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung tersebut ditunda. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

“Kalo masalah tempat yang saya tempati itu tidak ada yang mewah, Ombudsman secara fakta melihat dan mengatakan tidak ada yang mewah. Tapi tempat itu memang saya tempati sudah demikian,” kata Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini. 

Terkait ukuran kamar pun, Setnov mengatakan bahwa hal tersebut karena sejarah Lapas Sukamiskin yang terbagi menjadi 3 ukuran. Ia pun menganggap penggunaan wallpaper kamar adalah wajar karena alasan kesehatan.

Setya Novanto saat berada di rumah sakit. (ISTIMEWA)

“Memang tembok-temboknya kalau kita pakai, enggak pakai wallpaper, enggak pakai kayu tipis, berbahaya karena debu, apalagi kesehatan bisa paru-paru basah. Dan semuanya sederhana, hanya ada kasur dan meja hanya ukuran 40 cm,” papar Setnov.

Selain itu, Setnov menjelaskan bahwa saat sidak Ombudsman RI, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazarudin memang sedang berada di dalam kamarnya untuk berdiskusi terkait kasus KTP elektronik.

BACA JUGA:
Dirjen Pemasyarakatan Bantah Istimewakan Setya Novanto di Lapas Sukamiskin 

“Waktu sidang ada pertemuan-pertemuan Pak Nazarudin, saya, dan Andi Narogong dengan pimpinan panel. Ivan menyerahkan uang kepada bank cash, yang dimana di ruangan saya. Jadi Nazarudin sebagai saksi yang melihat, jadi saya lagi mencocokkan apa yang harus saya sampaikan sehingga jangan sampai salah,” urai Setnov. 

Selasa siang ini, Setya Novanto kembali hadir di Gedung PN Tipikor sebagai saksi atas Irwanto dan Made Oka Masagung. 

AKASHA VIANDRI | YOGIE GANDANAYA 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments