hero

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

5 September 2018, 23:00 WIB

INDONESIA

Pendiri dan CEO perusahaan e-commerce Alibaba Group asal Tiongkok, Jack Ma bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Sabtu 1 September 2018. Pria 54 tahun bernama asli Ma Yun ini membahas sejumlah hal diantaranya pembentukan Jack Ma Institute dalam rangka pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Menkominfo Rudiantara dalam keterangan pers di halaman Istana Bogor mengatakan, “Kita tahu-kan yang besar di Indonesia, unicorn itu talent-nya kadang-kadang ngambil dari India Bengalore. Jadi kita kembangkan (SDM) di dalam negeri dan bukan hanya untuk memasok talent di dalam negeri (saja) tapi menjadikan Indonesia sebagai pusat pasok talent untuk negara-negara di regional.”

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (NETZ)

Sambutan antusias dari Indonesia dan berbagai negara lain menunjukkan berpengaruhnya sosok Jack Ma di panggung internasional. Dan berikut adalah 5 hal yang jarang diketahui publik mengenai sosok berjuluk manusia 570 triliun ini.

 

  1. Penyuka Mie Instan

Medio September 2017 silam tersebar sebuah foto yang menampakkan Jack Ma sedang menikmati mie instan merek Maggi Mee sebagai menu makan siangnya. Belakangan diketahui bahwa mie instan tersebut adalah menu favorit Jack Ma selama belasan tahun belakangan.

Makan siang sederhana CEO Alibaba Group Jack Ma (dok. Istimewa)

“Meski bisa memilih segala makanan mewah apa saja setiap hari, namun Jack Ma lebih memilih mie instan sebagai makanan favoritnya selama lebih dari 18 tahun terakhir,” lansir Goodyfeed akhir pekan lalu.

 

  1. Menguasai Bahasa Inggris secara Otodidak

Sejak usia 12 tahun, pendiri dan CEO Alibaba Group Jack Ma tertarik untuk belajar bahasa Inggris. Ketertarikannya ini membuatnya rajin bersepeda selam 40 menit dari rumahnya ke sebuah hotel di dekat Distrik West Lake Hangzhou agar dapat bertemu turis asing. Lalu menawarkan tur gratis, demi bisa belajar bahasa Inggris.

Jack Ma (kiri) dan David Morley (tengah). (dok. Istimewa)

Perjuangan tak kenal menyerah Jack Ma untuk belajar bahasa Inggris secara otodidak ini tertuang dalam buku biografinya berjudul In Alibaba: The House That Jack Ma Built yang ditulis oleh Duncan Clark

"Saat pergi bermain ke danau, anak ini mendatangi saya dan mencoba berbicara bahasa Inggris," kata David Morley, sahabat baik Jack Ma yang kini menjalankan studio yoga di Newscastle, Inggris.

 

  1. Ulet dan Tidak Mudah menyerah

Kisah keuletan dan sikap pantang menyerah Jack Ma mudah kita temukan dalam beragam literasi baik daring maupun luring di seluruh dunia. Tahun 2015, Jack Ma mengaku dalam sebuah wawancara bahwa ia pernah ditolak sebanyak 10 kali saat mendaftar masuk Universitas Harvard. Ditolak sebanyak 30 kali saat mendaftar pekerjaan selepas lulus dari Hangzhou Normal University, salah satunya saat melamar ke KFC dan saat mendaftar menjadi polisi.

Jack Ma muda. (dok. Istimewa)

Tahun 1995, saat bekerja sebagai seorang penerjemah di Seattle, Jack Ma pertama kali menemukan internet. Pencarian pertamanya lewat Yahoo adalah “beer”, selanjutnya ia mencari data tentang China namun tidak menemukannya. Hal tersebut menjadi titik tolaknya Jack Ma meluncurkan situs yang disebut China Pages.

Dan pada tahun 1999 Jack Ma dengan bantuan dana USD 60.000 dari 18 temannya meluncurkan Alibaba yang terinspirasi dari tokoh Ali Baba dalam kisah 1001 malam. Akhir tahun 2002, Alibaba hanya mendapat keuntungan sebesar USD 1, namun alih-alih putus asa, Jack Ma dan timnya justru semakin giat dalam mengembangkan Alibaba.

IPO Alibaba Group terbesar dalam sejarah. (dok.Istimewa)

Alhasil ketika go public tahun 2014, Initial Public Offering (IPO) Alibaba mencapai USD 25 miliar dan menjadi nilai IPO terbesar dalam sejarah, mengalahkan Facebook dan Visa.

 

  1. Jenaka

Jack Ma dikenal sebagai sosok konglomerat yang rendah hati dan tidak jaim pada siapapun. Kehadirannya kerap ditunggu-tunggu karena ia gemar berbagi kisah ataupun memberi nasihat. Kemanapun ia pergi, pria penggemar olahraga Tai Chi ini selalu murah senyum, bahkan tak jarang ia menunjukkan tertawa lebarnya dalam sebuah kesempatan.

Jack Ma saat tampil pada acara ulang tahun Alibaba Group ke-10. (dok. Istimewa)

Jack Ma mengaku senang tampil di publik, seperti pada acara ulang tahun Alibaba ke -10 dimana ia tampil menggunakan wig pirang juga berdandan ala Michael Jackson sambal menyanyikan lagu “Billie Jean”.

 

  1. Beramal

Sejak pensiun dari jabatannya sebagai CEO Alibaba pada usia 48 tahun, Jack Ma memfokuskan diri kepada kegiatan sosial. Tahun 2014, ia meluncurkan Jack Ma Foundation yang fokus pada pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Setahun kemudian ia menjadi orang yang paling banyak beramal, setelah mengamalkan USD 2,4 miliar atau sekitar 35 triliun rupiah melalui yayasannya.

Tahun 2014 Jack Ma meluncurkan JackMa Foundation. (dok.Istimewa)

Sejalan dengan itu, rencana pembuatan Jack Ma Institute saat bertemu Presiden RI Joko Widodo di Bogor akhir pekan lalu, merupakan bagian dari fokus yayasannya untuk mengembangkan sumber daya manusia yang unggul bagi platform e-commerce maupun perusahaan startup.

 

PRIHARDANI PURBA | IREZ ANGGRAINI | GOODYFEED

8

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments