hero
(ANTARA/Hafidz Mubarak)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

24 Agustus 2018, 15:40 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Menteri Sosial Idrus Marham mengakui dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 Riau yang juga menjerat anggota DPR Eni Saragih.

Mensos Idrus Marham (kiri) memberi keterangan kepada wartawan seusai menyerahkan surat pengunduran dirinya selaku Mensos kepada Presiden Jokowi di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (24/8). Idrus menyatakan mundur dari jabatannya setelah mendapat Surat Penyidikan dari KPK terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Mantan Sekjen Partai Golkar ini mengaku telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), Kamis sore. Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, Idrus resmi menyampaikan surat pengunduran diri sebagai menteri sosial kepada Presiden Joko Widodo.

“Iya kemarin, kemarin sudah pemberitahuan penyidikan, yang namanya kalau sudah penyidikan itu kan pasti statusnya sudah tersangka,” ujar Idrus kepada Irez Anggraini dari NET. “Baru tadi pagi saya langsung diberi waktu dan sudah saya sampaikan sekaligus pengunduran diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral saya,” lanjut lelaki kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan ini.

Mensos Idrus Marham (kiri) menunjukkan surat pengunduran dirinya selaku Mensos kepada Presiden Jokowi di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (24/8). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Idrus sendiri sudah beberapa kali menjalani pemeriksaan di KPK terkait kasus suap PLTU 1 Riau ini. Ia diduga mengetahui aliran dana dalam proyek senilai 900 juta dolar Amerika tersebut.

IREZ ANGGRAENI | YUSUF REZA  

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments