hero
(NET/Iman Santosa)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

17 Agustus 2018, 06:15 WIB

BANTEN, INDONESIA

Setelah melakukan klarifikasi dan mempelajari sejumlah bukti-bukti, MUI Kota Serang akhirnya mengeluarkan rekomendasi hukum terhadap keberadaan sekte Kerajaan Ubur-ubur. Dalam rekomendasinya, MUI menyatakan bahwa sekte yang dipimpin Aisyah Tusalamah sesat dan menyimpang dari ajaran Islam.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan MUI yakni pemimpin kelompok tersebut menyebut dirinya sebagai titisan Tuhan, menyebut Nabi Muhamad berjenis kelamin perempuan, dan menganggap Kakbah bukanlah kiblat umat Islam.

MUI Kota Serang memberikan pernyataan kepada media. (NET/Iman Santosa)

“Lima pernyataan yang langsung didengar, yang disampaikan langsung oleh ibu AS, kelimanya sesat dan menyesatkan,” ujar Sekretaris MUI Kota Serang, Amas Tajudin. “Upaya dari MUI kalo mau dibina dikembalikan ke ajaran lurus sesuai dengan panduan, kemudian akan dibimbing oleh MUI maka kami akan terima kasih,” lanjut Amas.

Setelah mendapat rekomendasi MUI, Polres Serang pun akan melanjutkan proses hukum terhadap kelompok Kerajaan Ubur-ubur. Hingga saat ini polisi juga masih menunggu hasil tes kejiwaan terhadap pemimpin Kerajaan Ubur-ubur Aisyah Tusalamah.

Surat rekomendasi dari MUI Serang terkait keberadaan Kerajaan Ubur-ubur. (NET/Iman Santosa)

“Rekomendasi MUI ini sudah menjadi kekuatan untuk menindaklanjuti bahwa memang apa yang dilakukan oleh mereka ini dianggap telah menistakan dan penodaan agama,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin.

Selain bisa dijerat dengan pasal 156 KUHP tentang penodaan agama, pemimpin Kerajaan Ubur-ubur juga bisa dijerat dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena menyebarkan ajarannya tersebut melalui media sosial.

IMAN SANTOSA 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments