hero
(BBC)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

17 Agustus 2018, 12:05 WIB

AMERIKA SERIKAT

Untuk bisa berprofesi sebagai guru, seseorang diwajibkan memiliki ilmu pengetahuan yang luas dan pintar. Standar itu dianggap wajar karena setiap guru bertanggung jawab terhadap perkembangan anak didiknya.

Tapi ada yang aneh dari seorang guru yang berada di Amerika Serikat ini. Soalnya walau sudah menjadi guru selama 17 tahun, pria bernama John Corcoran ini ternyata tidak bisa membaca dan menulis loh.

Dilansir dari laman BBC pada 15 Agustus 2018, John sendiri adalah seorang pria yang dibesarkan di New Mexico. Sama seperti anak-anak pada umumnya, saat kecil ia juga mengenyam bangku pendidikan di sekolah formal.

Namun, saat kecil John sempat mengalami keterlambatan untuk berjalan. Seiring bertumbuh dewasa, orang tua John pun memutuskan untuk memasukannya ke sekolah lebih cepat dengan harapan agar ia bisa cepat membaca.

John. (BBC)

Sayangnya hingga duduk di kelas dua, John masih belum bisa membaca. Kemampuan tidak bisa membaca itu terus berlanjut hingga John duduk di bangku kuliah. Belakangan, diketahui ternyata ia mengidap diseleksia atau gangguan dalam membaca, menulis, atau mengeja.

"Kelas dua seharusnya aku sudah belajar membaca, tapi bagiku itu seperti membuka koran dengan tulisan Mandarin," kata John.

Tak ingin menyerah dengan kondisinya, ia pun sempat mencoba berbagai cara supaya bisa membaca. Namun menginjak kelas 5, ia pun mulai menyerah dan menganggap jika  sekolah bukanlah tempat yang menyenangkan baginya.

Meski mengalami gangguan diseleksia, John sangat berbakat dalam olahraga, pandai dalam matematika, serta pintar bergaul. Bahkan saat duduk di bangku SMA, ia berhasil mengencani seorang perempuan pintar dan populer.

Saat lulus kuliah,  ia mendapatkan tawaran untuk menjadi sebuah guru pada sebuah SMA. Meski terbilang mustahil, nyatanya ia tetap menjalankan pekerjaannya sebagai guru ilmu sosial dalam kurun waktu 17 tahun sebelum akhirnya kelemahannya itu terungkap.

John. (BBC)

Selama mengajar, John mengatakan dia tidak pernah menulis di papan tulis. Dia lebih sering menggelar kelas dengan menonton film dan berdiskusi. Untuk menghafalkan nama muridnya, John selalu meminta para murid mengeja nama mereka dan mengingatnya.

"Aku meminta para siswa untuk mengucapkan nama mereka sehingga aku bisa mendengar dan menghafalkannya. Dan aku selalu memiliki memiliki satu atau dua orang murid untuk membantu saya menulis dan membaca di kelas," tambahnya kemudian.

Meski begitu, ia termasuk guru favorit di sekolah. Ia memiliki dedikasi yang tinggi pada pekerjaannya. Namun terkadang ia merasa bahwa apa yang dilakukannya adalah salah. Ia tidak mampu memberitahu keadaannya kepada siapapun, sebelum akhirnya ia menceritakan kondisi tersebut pada istrinya.

Kini John telah berhenti menjadi seorang guru. Ia kini beralih profesi sebagai agen real estate. Ke depannya, John ingin membantu orang-orang yang pernah mengalami kesulitan seperti dirinya, dengan membuat sebuah buku tentang perjalanan hidupnya. Ia juga membuka yayasan untuk membantu memberantas angka buta huruf.

BBC

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments