hero
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

14 Agustus 2018, 19:55 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Bakal Calon Wakil Presiden Republik Indonesia Sandiaga Uno mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa siang. Kedatangan Sandi dalam rangka menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara sebagai salah satu syarat mengikuti Pilpres 2019. 

Bakal calon wakil presiden Pilpres 2019 Sandiaga Uno (tengah) didampingi anggota tim pemenangan Prabowo-Sandi, Sudirman Said (kedua kanan) tiba di gedung KPK, Jakarta, Selasa 14 Agustus 2018. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Tak sendiri, Sandi datang ditemani oleh Mantan Menteri ESDM Sudirman Said yang kini merupakan anggota tim pemenangannya di Pilpres mendatang. “Saya ditemani oleh Sudirman Said yang jadi mentor agar selalu mengacu ke perundangan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Sandi. 

“Saya hargai proses ini dan pemilu transparan bersih dan menjawab aspirasi masyarakat agar percepatan pembangunan untuk pembukaan lapangan kerja dan harga-harga bisa dengan good governance dan best practice,” lanjut pengusaha pemilik Grup Saratoga ini.

Bakal calon wakil presiden Pilpres 2019 Sandiaga Uno (kanan) menunjukkan tanda terima Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di gedung KPK, Jakarta, Selasa 14 Agustus 2018). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Usai melaporkan hartanya, Sandi juga memastikan perencanaan hingga pembiayaan kampanye dirinya dan Prabowo Subianto akan dilakukan secara transparan. Sandi pun kembali menegaskan bahwa dirinya tak pernah menyetor uang ke PAN dan PKS seperti yang dituduhkan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief. 

Hal ini ditimpali oleh Sudirman Said yang mengatakan,”Laporan kekayaan sebagai basis tidak ada cerita mahar, tidak ada cerita pemberian uang, apapun itu di laporannya. Totalnya bisa akses ke web KPK,” tukas mantan Calon Gubernur Jawa Tengah di pilkada lalu.

Bakal calon wakil presiden Pilpres 2019 Sandiaga Uno (kiri)  didampingi anggota tim pemenangan Prabowo-Sandi, Sudirman Said tiba di gedung KPK, Jakarta, Selasa 14 Agustus 2018. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Bantahan ini sekaligus merupakan jawaban atas tudingan Andi Arief soal adanya mahar untuk dua partai pendukung Prabowo Subianto yaitu PAN dan PKS, masing-masing sebesar Rp. 500 milyar.

MAYFREE SYARI | EDWAN NURVICKTA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments