hero
(Nursajali)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

10 Agustus 2018, 14:20 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa disebut “the rising star” di jagat perpolitikan tanah air. Namanya mulai moncer di perpolitikan setelah ikut berlaga di Pilgub DKI Jakarta 2017. Meski kalah di laga paling sengit dalam sejarah pilkada di Indonesia itu, nama AHY kian dikenal secara luas oleh publik. Hasil sigi sejumlah lembaga survei terhadap sejumlah nama yang berpotensi meramaikan Pilpres 2019, AHY kerap berada di papan atas. 

Namanya bahkan semakin menguat untuk ikut berlaga sebagai salah satu kontestan di Pilpres 2019. AHY digadang-gadang oleh Partai Demokrat sebagai cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto. Sinyal dipilihnya AHY semakin menguat. Usai bertemu di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, 24 Juli 2018, Prabowo melempar "kode-kode" yang mengarah pada AHY.

Saat itu Prabowo mengatakan bahwa dirinya membutuhkan kriteria cawapres pendamping yang memiliki kapabilitas dan bisa berkomunikasi secara baik dengan generasi muda. "Tapi kriteria yang saya butuhkan, capable, orang yang bisa berkomunikasi dengan baik dengan generasi muda karena memang pemilih mayoritas di bawah 40 tahun," kata Prabowo. "Umpama nama AHY muncul saya harus katakan, why not," tuturnya.

"Begitu, Pak," kata Prabowo sambil menengok ke arah SBY yang berdiri di sampingnya. SBY merespons dengan berangguk-angguk. Mendengar pengakuan Prabowo tersebut, AHY tersenyum.

Agus Harimurti Yudhoyono menyaksikan keterangan pers yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa 24 Juli 2018. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Tapi rupanya politik memang susah ditebak. Setelah melalui serangkaian drama dan sempat terjadi “perang kata-kata” antara kedua politikus Partai Demokrat dan Partai Gerindra, Prabowo Subianto justru menggandeng Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebagai cawapresnya. 

BACA JUGA:
Demokrat Akhirnya Berkoalisi dengan Gerindra

AHY pun angkat suara tentang realitas politik yang harus diterimanya ini. “Saya dapat memahami, saya menangkap ada rasa sedih, rasa kecewa, bahkan marah dari sebagian melihat situasi ini,” ujar AHY kepada beberapa awak media termasuk Nadia Soekarno dari NET di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat siang. 

“Tapi saya mengajak agar kita semua dapat menerima takdir Allah SWT, menerima realita ini dengan baik dan dengan ikhlas. Saya yakin ini adalah yang terbaik untuk diri saya pribadi dan juga kita semua sebagai bangsa Indonesia,” lanjut suami Annisa Larasati Pohan ini. Pada kesempatan itu, AHY juga mengungkapkan beberapa rencananya ke depan.

1Menunaikan Ibadah Haji

“Lalu akhirnya banyak yang bertanya what’s next for AHY? Lalu AHY mau ngapain sekarang? Saya melalui kesempatan ini mohon doa restu saya dan istri saya Annisa Insya Allah akan menunaikan ibadah haji pada 15 Agustus. Lima hari ke depan,” ujar AHY yang hari ini genap berusia 40 tahun. 

AHY mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari para petinggi partai koalisi pengusung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat siang. (Nursajali)

“Ini bukanlah sesuatu yang mendadak, kami sudah merencanakan ini, meniatkan ini jauh-jauh hari. Dan Alhamdulillah di usia saya yang ke-40, Insya Allah jika Tuhan memberikan jalan, Allah memberikan restu, saya bisa berangkat ke tanah suci Mekkah,” lanjut AHY. 

2Meningkatkan Suara Partai Demokrat

“Yang kedua, tentu saya saat ini masih mengemban amanah sebagai Komandan Kogasma. Komando Satuan Tugas Bersama Kemenangan Pemilu Partai Demokrat,” ujar AHY. 

AHY dikukuhkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat SBY, sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pilpres 2019 di kantor DPP Partai Demokrat di Wisma Proklamasi 41 Menteng Jakarta Pusat, Sabtu 17 Februari 2018 lalu.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyapa pendukungnya saat Pelantikan Ketua DPD dan Ketua DPC Partai Demokrat Se-Jateng di Stadion Gemilang Magelang, Jateng, Selasa 10 April 2018. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

“Tentu selain pilpres, kami juga punya semangat untuk bisa membangkitkan suara Partai Demokrat. Kita punya target-target yang Insya Allah bisa kita capai dengan ikhtiar dan perjuangan seluruh kader di mana pun berada,” ujar AHY.

3Terus Keliling Nusantara

“Yang ketiga tentunya saya ingin terus menyapa masyarakat di seluruh provinsi, kabupaten, kota, dari Aceh sampai dengan Papua. Saya ingin terus melanjutkan kebersamaan yang telah saya rintis sebelumnya,” tukas lulusan Akmil tahun 2000 ini. 

AHY mengatakan,”Saya ingin mendengar lebih banyak lagi aspirasi masyarakat, generasi muda, lintas generasi, lintas profesi, lintas identitas, karena negeri ini republik ini milik kita semua”. 

Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan orasi politik di Jakarta, Jumat 3 Agustus 2018. Orasi politik Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute ini mengusung tema Muda Adalah Kekuatan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Di akhir wawancara AHY mengaku legowo dengan realitas politik ini dan secara tersirat akan terus berkecimpung di kancah politik Indonesia. “Jika 5 tahun mendatang kemudian terbuka peluang lain bagi saya di tahun 2024, maka tugas dan kewajiban saya adalah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” pungkas AHY. 

TIM LIPUTAN

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments