hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

10 Agustus 2018, 13:20 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin mengawali hari dari Gedung Joang 45, Jakarta Pusat. Jokowi dan Ma'ruf tiba di Gedung Joang pukul 08.50 WIB, Jumat, 10 Agustus 2018.

Jokowi mengenakan kemeja berwarna putih bertuliskan “Bersih, Merakyat, Kerja Nyata”. Sementara Ma'ruf mengenakan jas putih, sorban dan sarung.

Calon presiden petahana Joko Widodo (tengah) didampingi calon wakil presiden Ma'ruf Amin (kedua kanan) tiba di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8). Joko Widodo menyampaikan pidato politik sebelum mendaftarkan diri ke KPU untuk Pilpres 2019. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Di dalam Gedung Joang, hadir para ketua umum partai pendukung. Mereka secara bergantian menyambut Jokowi dan Ma'ruf.

Dalam pidatonya di Gedung Joang, Jokowi kembali menjelaskan alasannya memilih Ma'ruf Amin sebagai pendamping dalam Pilpres 2019. "Beliau sosok yang utuh, ulama yang bijaksana, ulama yang dihormati umat Islam di seluruh tanah air," kata Jokowi.

Calon presiden petahana Joko Widodo (keempat kiri) didampingi calon wakil presiden Ma'ruf Amin (keempat kanan) dan para ketua umum partai politik pendukung tiba di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

BACA JUGA:
Alasan Jokowi Pilih Ma'ruf Amin
Ma'ruf Amin Cawapres Jokowi

Ma'ruf, lanjut Jokowi, memiliki pengalaman panjang di berbagai jabatan. 

Ma'ruf pernah menjadi anggota legislatif DPRD, DPR, MPR, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Rais 'Aam PBNU hingga sekarang menjabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia. Selain itu, Maruf juga menjabat anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Calon presiden petahana Joko Widodo (tengah) menyampaikan pidato politik didampingi calon wakil presiden Ma'ruf Amin (kelima kanan) dan para ketua umum partai politik pendukung di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Selain itu, Jokowi juga menyinggung pandangan yang sama dengan Ma'ruf terkait pengentasan kemiskinan dan kesenjangan. Ma'ruf dalam pidato pengukuhannya sebagai profesor memaparkan arus ekonomi baru Indonesia.

"Artinya, beliau juga sangat mengetahui mengenai ekonomi," tutur Jokowi.

Dari Gedung Joang, Jokowi dan Ma'ruf serta partai politik pendukung menuju kantor Komisi Pemilihan Umum. 

YUSUF REZA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments