hero
Olah TKP di unit Apartemen Kalibata City. (NET/Rendianto)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

8 Agustus 2018, 15:10 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengatakan, polisi mengamankan 32 pekerja seks komersial (PSK). Lima di antaranya masih di bawah umur.

"Anak-anak dengan usia 16-18 tahun," ujar Ade di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 8 Agustus 2018.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Dua orang adalah agen marketing properti, yaitu RMV dan TM. Satu orang lainnya, SBR atau O adalah muncikari.

Tiga tersangka kasus prostitusi di Apartemen Kalibata City dalam pengungkapan kasus di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 8 Agustus 2018. (NET/Octa Barry)

Menurut Ade, RMV dan TM diduga menjadikan 17 unit kamar apartemen sebagai tempat kegiatan prostitusi. Ade mengatakan pemilik apartemen yang dijadikan tempat prostitusi masih diselidiki.

Sementara SBR atau O sebagai muncikari melakukan komunikasi kepada calon pelanggan. Ade menjelaskan, SBR menawarkan jasa PSK dengan tarif Rp500 ribu hingga Rp 1 juta.

"Orang terdepan yang melakukan komunikasi dengan calon pelanggan. Menggunakan aplikasi beetalk dan We Chat," kata Ade.

Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary (tengah). (NET/Octa Barry)

Selain itu, polisi juga menyebut praktik prostitusi terjadi di 5 tower dari keseluruhan 18 tower yang ada di Kalibata City. "Bisa dibayangkan dari 18 tower ada lima tower yang digunakan (praktik prostitusi)," kata dia.

Menurut Ade, dari 5 unit tower yang terbukti hingga saat ini melakukan praktik prostitusi adalah 17 unit. "Ini masih kita kembangkan," pungkasnya.

OCTA BARRY

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments