hero
(NET.CJ/Asrianto)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

27 Juli 2018, 06:05 WIB

POLEWALI MANDAR, INDONESIA

Menjadi seorang penjual somay mungkin jadi profesi yang tidak memberikan penghasilan yang besar. Tapi, bukan berarti menjadi seorang penjual somay jadi penghalang untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Sairah, tukang siomay yang anak naik haji. (NET.CJ/Asrianto)

Hal inilah yang dialami oleh seorang warga asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bernama Sairah. Ia akhirnya bisa mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji setelah menabung selama bertahun-tahun. Untuk bisa mengumpulkan uang, setiap hari ia berkeliling kampung untuk berjualan siomay.

Sairah, tukang siomay yang anak naik haji. (NET.CJ/Asrianto)

Selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, uang hasil penjualannya ia sisihkan untuk ditabung. "Setelah menabung selama 7 tahun, Alhamdulliah sekarang bisa ke Tanah suci." ujar Sairah .

Sairah tergabung dalam kloter 16 asal Kabupaten Polewali Mandar. Jika tidak ada halangan, ia akan diberangkatkan pada tanggal 28 Juli 2018 mendatang, melalui embarkasi Hasanudin Makassar.

Sairah, tukang siomay yang anak naik haji. (NET.CJ/Asrianto)

Kloter 16 sendiri terdiri dari 447 orang dan didampingi oleh 16 petugas. Rombongan ini dijadwalkan kembali ke tanah air pada tanggal 20 September mendatang.

NET.CJ ASRIANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments