hero
(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

26 Juli 2018, 13:30 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Menteri Sosial Idrus Marham memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk yang ke-dua kalinya, Kamis pagi. Satu pekan lalu, Idrus telah menjalani pemeriksaan perdana pada hari Kamis, 19 Juli 2018. 

Idrus diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau I yang menyeret Wakil Ketua Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Eni Maulani Saragih. Politikus Partai Golkar ini datang ke gedung lembaga antirasuah sekitar pukul 10.05 WIB. Mengenakan kemeja putih, ia enggan berkomentar banyak kepada awak media. 

Menteri Sosial Idrus Marham (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis 26 Juli 2018. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

"Hari ini sesuai janji saya dengan penyidik bahwa tanggal 26 Juli saya akan hadir dan karena itu hari ini saya hadir dalam rangka untuk melanjutkan apa-apa yang ditanyakan oleh penyidik kepada saya,” ujar Idrus.

“Ya udah nanti sajalah, hari ini masih pemeriksaan lanjutan sebagai saksi meneruskan yang kemarin," lanjut politikus kelahiran Sulawesi Selatan ini.

Idrus menjadi sorotan karena kediamannya menjadi tempat ditangkapnya Eni Maulani Saragih di Widya Chandra, Jakarta, Jumat 13 Juli 2018 siang. Dalam perkara ini KPK juga menetapkan pengusaha Johannes B. Kotjo sebagai tersangka pemberi suap senilai Rp. 4,8 miliar kepada Eni Saragih. Suap digunakan untuk memuluskan penandatanganan proyek yang digarap pengusaha tersebut.

TRI ISWANTO | ALMA SILVA 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments