hero
Ilustrasi kejahatan jalanan. (PIXABAY)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

10 Juli 2018, 17:00 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengultimatum jajarannya untuk memberantas kasus street crime atau kejahatan jalanan. Untuk memberantas hingga tuntas, Syafruddin memberi jangka waktu kepada bawahannya.
 
"Kita beri waktu satu bulan, kejahatan jalanan harus selesai," kata Syafruddin di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Wakapolri Komjen Syafruddin. (ANTARA FOTO/Ardiansyah)

Apabila tidak berhasil mengungkap, lanjut dia, maka akan dilakukan evaluasi. Salah satu evaluasinya adalah mengganti pucuk pimpinannya.

"Kalau tidak terungkap saya kan sudah bilang, kita akan evaluasi pimpinannya. Kapolresnya, kapolseknya, kita tinggal ganti, gampang," kata Syafruddin.

Menurut dia, kejahatan jalanan tidak terlalu sulit untuk diatasi. Ia membandingkan dengan penuntasan kasus yang lebih sulit, misalnya terorisme. "Namanya street crime gampang mengatasinya, gampang menanganinya," kata dia.

Salah satu pengungkapan kasus kejahatan jalanan oleh polisi, penjambret yang menyebabkan korban jatuh dari motor dan meninggal dunia. (NET/Noventri Ario Putra)

BACA JUGA: Takut Ditembak, Penjambret di Cempaka Putih Menyerahkan Diri

Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga telah memerintahkan seluruh Kapolda untuk menggelar operasi kejahatan jalanan. Tidak hanya di Jakarta dan Sumatera Selatan, tapi juga di seluruh Indonesia.

Salah satu tujuan operasi ini adalah memastikan keamaan jelang dan saat pelaksanaan Asian Games 2018.

OCTA BARRY

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments