hero
(NET/Yusuf Reza)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

10 Juli 2018, 16:00 WIB

INDONESIA

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menilai pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais terkait tokoh politik yang berpindah posisi mendukung pemerintah telah mencederai Tuan Guru Bajang (TGB).

Amien Rais sebelumnya mengeluarkan pernyataan lewat akun instagramnya @amienraisofficial terkait sebagian tokoh yang berpindah posisi mendukung pemerintah. Meski tidak menyebutkan nama, dalam postingan tersebut Amien mengajak masyarakat mendoakan tokoh tersebut agar kembali ke jalan hidayah.

Begini cuplikan testimoni mantan Ketua MPR RI periode 1999-2004 di akun instagramnya:

 

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Saudara-saudaraku, akhir-akhir ini,
kita melihat sebagian umat,
bahkan sebagian tokoh,
membingungkan kita, karena berpindah posisi,
dari posisi yang kita anggap sudah benar,
sesuai dengan hidayah Allah,
tiba-tiba pindah ke posisi lain yang
membuat kita agak bertanya-tanya.
Nah untuk mereka, kita doakan
mudah-mudahan mereka kembali ke jalan hidayah,
jalan yang dibimbing oleh Allah.

Menurut Ngabalin, sebagai tokoh reformasi penuh pengalaman, Amien Rais seharusnya bisa memilih kata-kata yang lebih baik. Pernyataan Amien yang menyebutkan agar tokoh tersebut kembali ke jalan yang benar, dinilai Ngabalin sebagai pernyataan yang mencederai.

”Pak Amien Rais kalau menggunakan pilihan kata itu artinya mencederai TGB. Diksinya enggak bagus, narasinya itu tidak bagus dalam pilihan kata sebagai seorang tokoh,” ujar Ngabalin di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa 10 Juli 2018. “Antum tulis dong, bilang Ali Mochtar yang bilang. Saya minta Pak Amien beristighfarlah,” tegas Ngabalin. 

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi di sela-sela peresmian KEK Mandalika, di NTB, Jumat 20 Oktober 2017. (ANTARA/Ahmad Subaidi)

Ngabalin berpendapat bahwa TGB adalah seorang ulama, paham dengan agama. Apalagi keturunan TGB adalah ulama juga. Ngabalin juga menyebut TGB adalah seorang penghafal Al Quran hingga pimpinan pondok pesantren. Bahkan, politikus Partai Golkar ini juga menyebut TGB merupakan salah satu alumni terbaik Al-Azhar Mesir. Maka menurutnya, tidak tepat kalau TGB disebut dengan kalimat keluar dari jalan Allah.

"Pak Amien harus meninggalkan legacy yang terbaik sebagai tokoh Reformasi, sebagai mantan Ketum Muhammadiyah, sebagai mantan Ketua MPR, guru besar," timpal Ngabalin.

Sebelumnya Gubernur NTB Zainul Majdi yang biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menghebohkan jagat perpolitikan nasional dengan pernyataannya yang mendukung Presiden Jokowi untuk memimpin Indonesia selama dua periode. Padahal TGB merupakan kader Partai Demokrat yang pernah menjadi ketua tim pemenangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa pada pilpres 2014.

PRIHARDANI PURBA | YUSUF REZA 

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments