hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

21 Juni 2018, 18:30 WIB

BANYUWANGI, INDONESIA

Dikenal dengan ombak yang tinggi dan besar, popularitas Pantai Plengkung di Banyuwangi, Jawa Timur memang sudah mendunia.  Pantai yang juga dikenal dengan sebutan "G-Land" ini menjadi incaran banyak peselancar mancanegara karena diakui sebagai spot surfing terbaik yang ada di Asia Tenggara.

Keunikan ombaknya yang bisa menggulung tujuh lapis secara konsisten hingga mencapai tinggi 6 meter mengundang banyak peselancar untuk menaklukkannya. Ombak Pantai Plengkung pun diberi predikat sebagai salah satu dari tujuh ombak terbaik di dunia, bahkan ombak terbaik kedua setelah Hawaii. 

Gulungan ombak ini menantang peselancar dunia. 
 

Kelly Slater, salah satu peselancar legendaris dunia, juga pernah merasakan sensasi ombak Pantai Plengkung yang ia akui cukup menyeramkan pertama kali ia melihatnya.

"Setelah mencoba berselancar di sana, saya menyadari betapa sempurnanya ombak Pantai Plengkung," cerita Kelly. Nah, bagi para peselancar, ombak Pantai Plengkung terbagi menjadi tiga tingkatan yaitu Kong Waves 6-8 meter, Speedis Waves 5-6 meter, dan Many Track Waves 3-4 meter.

Ombak Pantai Plengkung yang tinggi dan menggulung panjang sempurna memang tidak ada setiap saat, biasanya hanya pada waktu-waktu tertentu, yaitu di bulan Juli hingga September setiap tahunnya.

Pantai Plengkung dengan latar hutan lebatnya.
 

Jika pantai tempat surfing di negara lain biasanya sudah berlatar gedung-gedung tinggi, berbeda halnya dengan Pantai Plengkung. Lokasi Pantai Plengkung ini masih sangat alami di tengah hutan lebat di dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo.

Perjalanan menuju pantai ini pun bisa dibilang cukup berat karena jalurnya tidak mulus dan tidak beraspal alias offroad. Pengunjung juga tidak diperkenankan membawa kendaraannya hingga kawasan pantai, tetapi dapat menggunakan fasilitas sewa pick-up yang dikelola di sana.

Rute perjalanan menuju Pantai Plengkung yang menantang.
 

Turis asing biasanya lebih memilih menempuh jalur laut dari Pulau Bali dengan menggunakan speedboat. Namun, tetap saja, pengunjung harus melalui jalur trekking melewati lebatnya hutan Taman Nasional Alas Purwo untuk benar-benar mencapai pantai.

Wah, enggak heran ya, kalau Pantai Plengkung menjadi destinasi menantang yang bikin banyak turis dan peselancar profesional penasaran!

BERBAGAI SUMBER

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments