hero
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi (kanan) menyampaikan pernyataan resmi mengenai kecelakaan K

EDITOR : REZA ADITYA

21 Juni 2018, 11:40 WIB

SUMATERA UTARA, INDONESIA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan duka yang mendalam atas musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Jokowi berharap kecelakaan itu tidak kembali terulang.

"Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Indonesia. kami menyampaikan duka cita yang mendalam," ujar Jokowi, di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Rabu, 20 Juni 2018. "Atas korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut."

Hotna Saragih (38) yang mengaku penumpang KM Sinar Bangun yang selamat, menangis saat akan menaburkan bunga di Danau Toba, di Pelabuhan Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara, Kamis, 21 Jun 2018.  (ANTARA/Irsan Mulyadi)

 

BACA JUGA:
Kesaksian Korban Selamat Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Menurut Presiden, musibah itu merupakan pelajaran bagi semuanya untuk selalu hati-hati dan waspada. "Bagi semua pemilik kapak, patuhi semua peraturan yang ada. Utamakan keselamatan penumpang serta ikuti petunjuk dan arahan BMKG soal cuaca."

Presiden berjanji akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan menjamin biaya perawatan untuk yang memerlukan. "Saya minta kasus seperti ini jangan sampai terulang lagi," ujar Jokowi.

Jokowi juga menginstruksika kepada Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan setempat rutin melakukan pengecekan berkala kapal motor demi keamanan dan keselamatan penumpang.

Personel BNPB melakukan  pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba. (ANTARA/Irsan Mulyadi)

 

Kepala Basarnas Marsekal Madya M. Syaugi mengatakan hingga Rabu, 20 Juni 2018 siang, ada 192 penumpang KM Sinar Bangun hilang. Sementara 21 penumpang lainnya sudah ditemukan. Tiga di antaranya meninggal dunia.

Syaugi mengatakan Presiden menginstruksikan institusinya dan tim gabungan mencari korban yang hilang. Hingga hari ini, Kamis, 21 Juni 2018, pencarian korban terus dilakukan.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments