hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

17 Juni 2018, 13:15 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Wakil Kepala Polri Komjen Syafruddin mengatakan terbitnya surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus chat berkonten pornografi yang menjerat Habib Rizieq Shihab merupakan kewenangan penyidik.

"Saya perlu menekankan bahwa semua proses hukum dalam sistem peradilan, sistem di Indonesia, khususnya di penyidikan adalah ada di penyidik. Bukan domain Kapolri, Wakapolri," kata Syafruddin di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Minggu, 17 Juni 2018.

Wakapolri Komjen Syafruddin di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Minggu, 17 Juni 2018. (NET/Ginanjar Hanggarawan)

Syafruddin juga menegaskan tidak ada intervensi dalam kasus ini. "Apapun yang dilakukan penyidik itu kewenangan mereka. Tidak ada intervesi sedikitpun dari pimpinan Polri," kata dia.

Syafruddin mengaku belum mendapat informasi detail dari penyidik. Namun, dia meyakini penyidik Polda Metro Jaya memiliki pertimbangan hukum yang kuat.

"Saya belum sempat komunikasi dengan penyidik. Tapi saya yakin bahwa itu tentu punya alasan dan pandangan sendiri atau alasan kuat sesuai hukum oleh para penyidik kita," kata dia.

Habib Rizieq Shihab di Polda Metro Jaya, Jakarta, Januari 2017. (ANTARA/Reno Esnir)

BACA JUGA:
Kata Wapres JK Soal SP3 Kasus Chat Habib Rizieq
Polisi Benarkan SP3 Kasus Chat Habib Rizieq

Sebelumnya, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan chat porno pada Mei 2017. Habib Rizieq mengumbar kabar penghentian kasus tersebut pada Jumat, 15 Juni 2018 lalu. Dari Mekah, Rizieq menyampaikan lewat video bahwa dirinya mendapat surat SP3 alias penghentian kasusnya.

GINANJAR HANGGARAWAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments