hero
(White House/Stephanie Chasez)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

12 Juni 2018, 17:00 WIB

SINGAPURA

Usai sudah pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Singapura, Selasa, 12 Juni 2018. Keduanya berjabat tangan untuk pertama kalinya di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura. 

Menurut Ketua Program Pasca Sarjana Ilmu Hubungan Internasional Universitas Paramadina, Shiskha Prabawaningtyas, jabat tangan antara Trump dan Kim merupakan peristiwa bersejarah yang sangat menarik termasuk bagi Indonesia. 

Kim Jong Un dan Donald Trump di ruang bilateral Hotel Capella, Singapura. (White House/Stephanie Chasez)

“Di satu sisi, jabat tangan antara Kim dan Trump secara simbolis sebagai pimpinan tertinggi Korut dan Amerika Serikat, menumbuhkan harapan perdamaian di semenanjung Korea dan pelucutan nuklir Korea Utara, tentu mengembirakan dan baik,” kata Shiskha. 

Jabat tangan monumental ini dilanjutkan dengan pertemuan empat mata antara Trump-Kim selama sekitar 35 menit. Setelah itu mereka pindah ke pertemuan yang melibatkan diplomat dari kedua negara. Perundingan antar pejabat senior kedua negara dilanjutkan dengan jamuan makan siang. 

Kim Jong Un dan Donald Trump di Singapura. (White House/Shealah Craighead)

Menutup rangkaian pertemuan di negeri singa, Trump dan Kim akhirnya menandatangani sebuah dokumen. Dalam konferensi pers tanpa Kim Jong-un, Trump mengungkapkan berbagai point kesepakatan. Diantaranya, Korut berkomitmen terhadap pelucutan senjata nuklir sepenuhnya di Semenanjung Korea, Kedua negara juga berkomitmen mengembalikan tahanan dan orang hilang yang masih ada. Amerika juga akan menghentikan latihan militer dengan Korea Selatan

BACA JUGA:
Momen Bersejarah Sentuhan Tangan Kim Jong Un dan Trump
Begini Perasaan Kim Jong Un dan Trump saat Bertemu
Dokumen Bersejarah yang Diteken Trump-Kim Jong Un

Point-point kesepakatan yang ditandatangani Trump dan Jong Un merupakan kemajuan bagi perdamaian dan stabilitas kawasan. Meski demikian, kesepakatan tersebut tak luput dari faktor risiko. “Di sisi lain, makna jabat tangan secara substansi dan motivasi dari Trump dan Kim tentu penuh dengan kerawanan. Karakter dan personality kedua pemimpin ini penuh dengan kontroversi, dan motivasi dan ego pribadi,” ujar Shiskha. 

Warga Seoul menonton televisi yang menyiarkan berita mengenai pertemuan Trump-Kim. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Kekhawatiran Shiskha cukup beralasan, mengingat juru bicara pemerintah Iran memperingatkan Kim Jong Un bahwa Presiden Donald Trump dapat membatalkan kesepakatan nuklir dengan Korea Utara.

Mohammad Bagher Nobakh mengatakan, "Kita menghadapi seorang pria yang mencabut tanda tangannya saat berada di luar negeri." Pernyataan Nobakh adalah yang pertama oleh seorang pejabat Iran setelah Trump dan Kim Korea Utara mengakhiri pertemuan puncak mereka.

BACA JUGA:
Suasana Adem Pyongyang Saat Kim Jong Un dan Trump Bertemu
Tanggapan Warga Seoul Tonton Pertemuan Jong Un-Trump
Adik Kim Jong Un Tukar Pulpen Kakaknya Sebelum Tanda Tangan

Ketika terbang ke Singapura pada hari Minggu untuk melakukan pembicaraan dengan Kim, Trump menolak kesepakatan yang ditandatangani oleh para pemimpin negara-negara G7 pada pertemuan puncak mereka di Kanada.Trump juga menarik perjanjian nuklir 2015 dengan Iran pada bulan Mei lalu.

Detik-detik pertama kali Kim Jong Un  bertatap muka dengan Donald Trump. (White House/Stephanie Chasez)

Meski demikian, Shiskha melihat sisi positif dari pertemuan bersejarah antara Trump dan Kim. “Kontroversi kedua pemimpin sebaiknya dimaknai sebagai kesempatan untuk melakukan breaktrough (terobosan) dalam proses perdamaian walaupun hanya demi memenuhi ego dan motivasi pribadi,” ujar Shiskha. 

Shiskha juga menambahkan tindak lanjut dari pertemuan ini penting bagi Indonesia, mengingat peran baru Indonesia di kawasan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB mewakili Asia Pasifik. 

TIM LIPUTAN | ABC | CBS | CNN | THE WASHINGTON POST | AP

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments