hero
Bangunan di pulau D kawasan reklamasi utara Jakarta yang disegel Gubernur Anies. (NET)

EDITOR : REZA ADITYA

7 Juni 2018, 16:00 WIB

INDONESIA

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menyegel  sejumlah bangunan  di kawasan reklamasi, Teluk Jakarta, pada Kamis, 7 Juni 2018 pagi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin langsung penyegelan di Pulau D reklamasi itu.

Di Pulau D, pemerintah DKI menyegel 932 bangunan. "Terdiri dari 409 rumah, 212 rumah kantor (rukan), dan 311 unit rumah kantor tempat tinggal," ujar Anies.

Bangunan di Pulau D kawasan reklamasi Jakarta. (NET)

 

Anies menerjunkan ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja dan juga petugas Dinas Cipta Karya, Penataan Kota, dan Pertahanan DKI Jakarta ketika menyegel.  Anies mengatakan bangunan disegel karena tidak punya izin.

"Penyegelan atas seluruh bangunan yang terletak di atas tanah di mana hak pengolahan lahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh bangunan tak memiliki izin," ujar Anies.

Bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu keki lantaran pengembang menyepelekan izin proyek pembangunan. "Kepada semua di dalam pembangunan ikuti aturan jangan di balik. Jangan membangun dahulu baru mengurus izin," ujar dia.

Satpol PP yang berjaga di Pulau D reklamasi Jakarta. (NET)

 

Anies memastikan pasukan Satpol PP akan diminta untuk menjaga di sekitar kawasan bangunan yang disegel. "Tahap berikutnya, kami akan segera menuntaskan penyusunan rancangan peraturan daerah," ujar dia.

Mantan Rektor Universitas Paramadina juga mengatakan akan membentuk semua institusi sesuai Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995. "Dan peraturan daerah terkait reklamasi," ujar Anies.

GINANJAR HANGGARAWAN MAYFREE SYARI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments