hero

EDITOR : REZA ADITYA

25 Mei 2018, 13:35 WIB

INDONESIA

Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang, Jumat, 25 Mei 2018 pagi. 

Semua fraksi dan juga pemerintah bersepakat dalam beleid yang telah digodok sejak dua tahun lalu itu. Sidang paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto.

Sidang paripurna pengesahan revisi UU Antiterorisme. (NET)

 

Agus mempersilakan kepada Ketua Panitia Khusus RUU Terorisme Muhammad Syafii membacakan laporan proses pembahasan beleid itu. Menurut Syafii, sudah tidak ada perdebatan lagi antara pemerintah dan DPR soal pasal dalam UU itu.

"Ini tak hanya fokus pada pemberantasan, namun juga adanya aturan yang memperkuat aspek pencegahan," ujar Syafii, Jumat, 25 Mei 2018. 

Syafii juga membacakan definisi terorisme yang telah disepakati pemerintah dan seluruh fraksi di DPR. Definisi terorisme ini sebelumnya menjadi perdebatan sehingga pengesahan revisi UU Terorisme itu menjadi molor.

Sidang paripurna pengesahan revisi UU Antiterorisme. (NET)

 

Definisi terorisme yang disepakati berbunyi menjadi seperti ini:
"Terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas yang dapat menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek-objek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan motif ideologi atau politik atau gangguan keamanan negara."

Syafii juga mengatakan dalam revisi beleid tersebut, Pasal Guantanamo yang sebelumnya kontroversial ditiadakan. Sanksi pidana pencabutan status kewarganegaraan yang sebelumnya terdapat di Pasal 12B dihapus.

Setelah mendengar laporan dari Syafii, Agus Hermanto kemudian bertanya kepada anggota Dewan untuk meminta persetujuan.  Mereka secara kompak mengatakan, "Setuju!"

MAYFREE SYARI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments