hero
(ISTIMEWA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

25 Mei 2018, 16:55 WIB

INDONESIA

E-sport atau olahraga elektronik kini semakin digandrungi di banyak negara. Olahraga jenis ini ternyata tak melulu berkutat pada ketrampilan bermain games yang kerap dipandang remeh. Di level internasional, e-sport telah menjadi industri raksasa dengan perputaran aset yang luar biasa.

Beberapa tahun belakangan, demam e-sport pun mulai melanda anak muda Indonesia. Lingkungan komunitas para penggila e-sport mulai terbentuk. Pekerjaan baru sebagai profesional gamers semakin diminati. Berbagai turnamen e-sport semakin sering diselenggarakan di kota-kota besar. Sponsor pun mulai berdatangan seiring dengan masifnya perkembangan e-sport di tanah air.

Suasana arena pertandingan e-Sport di Cirebon, Jawa Barat. (ISTIMEWA)

E-sport environment mulai terbentuk, inilah segmen baru di industri yang menghidupi bukan cuma pemainnya, tapi sektor merchandise, penonton, ticketing, event organizer, sampai sponsorship,” ujar Vice President (VP) Marketing Biznet, Yudie Haryanto di Jakarta, Kamis 24 Mei 2018. Biznet merupakan perusahaan teknologi penyedia jaringan internet di Indonesia. Melihat besarnya potensi e-sport, beberapa pelaku industri ikut mensponsori e-sport, salah satunya Biznet yang kini mensponsori tim RRQ Mobile Legend. 

Tim RRQ Mobile Legend mengawali karir di dunia e-sport dari hobi bermain game online Mobile Legend. Seiring berjalannya waktu, hobi mereka berkembang menjadi profesi yang membawa tim RRQ Mobile Legend berhasil memenangkan turnamen baik di dalam maupun luar negeri. Mereka juga menorehkan prestasi di ajang Mobile Legend Profesional League (MLP).

Salah satu tim e-Sport di Indonesia, RRQ Mobile Legend. (ISTIMEWA) 

Tak cukup mensponsori, Biznet bahkan ikut menyelenggarakan turnamen e-sport di daerah. Mereka juga membawa tim RRQ. “Tempo hari kami menggelar turnamen e-sport di Cirebon dan Bojonegoro. Kami awalnya ragu apakah e-sport digemari di kota kecil seperti kedua kota tersebut,” ujar Yudie. “Tapi ternyata antusiasmenya tak terduga. Kami membawa tim RRQ Mobile Legend, hotel tempat menginap sampai dijaga karena banyak sekali penggemar e-sport yang mau ketemu mereka,” lanjutnya. 

Melihat antusiasme di berbagai daerah ini, Yudie optimis pada prospek perkembangan e-sport yang cerah. Apalagi e-sport ini akan dipertandingkan juga di Asian Games 2018 sebagai cabang olahraga eksibisi. Selanjutnya e-Sport akan diresmikan sebagai olahraga oleh Olympic Council of Asia pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

“Presiden Jokowi sampai mengusulkan agar e-sport ini masuk kurikulum, artinya pemerintah sangat mendukung e-sport ini,” kata Yudie. Yudie juga menambahkan infrastruktur internet sebagai penopang berkembangnya e-sport. “Kalau enggak ada internet, e-sport enggak bisa cepat perkembangannya. Fondasi e-sport adalah tersedianya jaringan internet dan Indonesia jangan sampai ketinggalan,” pungkas Yudie.   

TIM LIPUTAN
   

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments