hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

24 Mei 2018, 06:05 WIB

INGGRIS

Pekerjaan sebagai seorang wasit sepak bola biasanya banyak dilakukan oleh seorang laki-laki. Tapi di Inggris, seorang perempuan berhijab berhasil menorehkan sejarah pada dunia sepak bola karena menjadi wasit wanita muslim pertama di negeri Ratu Elizabeth II tersebut.

Dia adalah Jawahir Roble atau yang lebih dikenal dengan julukan JJ. Dilansir dari lama Metro pada 18 Mei 2018 lalu, saat pertama kali resmi mengikuti sebuah pertandingan, banyak pemain yang tidak percaya bahwa dirinya adalah seorang wasit.

"Saat pertama kali aku masuk ke dalam pertandingan, aku mendengar sejumlah anak laki-laki hanya tertawa sambil mengatakan 'tidak mungkin dia wasitnya? Tidak'. Tapi mereka bisa melihat kalau aku wasitnya karena aku menggunakan seragam lengkap," ujar JJ.

(Mvslim)

Walau sempat diremehkan oleh para pemain muda, tak sedikit pemain sepak bola lain yang menghormati wanita yang merupakan pengungsi asal Somalia ini. 

"Ada juga beberapa pria yang mendatangi saya dan berkata 'saya menyukai wasit wanita, mereka baik'," tambah Jawahir.

Jawahir adalah seorang wasit berhijab satu-satunya yang berada di bawah naungan FA Inggris. Saat menjalankan tugasnya sebagai wasit dilapangan, Jawahir tetap menerapkan hukum Islam yang dianutnya.

Wanita berusia 24 tahun tersebut tidak mau menyentuh pemain pria sehingga selalu menggunkan sarung tangan. Jawahir pun punya cara tersendiri saat para pemain sepakbola menghampirinya setelah membuat keputusan.

Selain itu, karena seragam seorang wasit terdiri dari baju dan celana pendek, ia tetap menggunakan baju dalaman lain agar menutupi auratnya.

(Mvslim)

Banyak orang yang menilai kisah hidup Jawahir sangat inspiratif. Melalui profesinya, ia berusaha membuktikan bahwa seorang gadis muslim juga bisa berpartisipasi dalam sepak bola di Inggris.

"Sepak bola memang bukan budayaku. Tapi aku di sini untuk memecahkkan stereotipe. Seorang perempuan dapat terlibat dalam sepak bola. Dan yang lebih utama, setiap perempuan bisa melakukan apa yang mereka inginkan. Siapa bilang seorang perempuan muslim tidak bisa menjadi wasit?" paparnya.

Jawahir membangun mimpinya di sepak bola Inggris selama 10 tahun. Setelah menjadi pemain di sekolah, ia pun mulai menggeluti dunia wasit. Ia berharap suatu saat bisa memimpin pertandingan di Liga Eropa, Liga Champions, bahkan Piala Dunia.

METRO | MVSLIM

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments