hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

22 Mei 2018, 08:45 WIB

KOREA SELATAN

Jumlah penduduk muslim yang semakin bertambah di Korea Selatan, membuat pemerintah mendorong lebih banyak lagi pembangunan restoran halal di negeri ginseng itu. Sekarang, para turis Muslim enggak perlu pusing lagi kalau mau mencicipi makanan lokal asli Korea.

Di sepanjang jalan sekitar Masjid Sentral Seoul yang terletak di Itaewon, terdapat beberapa restoran yang menyajikan makanan halal Korea. Beberapa restoran Turki atau Arab pun menyediakan makanan lokal Korea yang disajikan berdasarkan prosedur halal.

Samgyetang, sop ayam bumbu ginseng, kulinar khas Korea yang wajib dicoba! (KOREA DAILY US)

"Anak saya yang mengambil jurusan bahasa Arab pernah mengajak teman-temannya main ke rumah, ” Yoo Hong-jong, pemilik restoran halal Korea Eid, menjelaskan bagaimana dia memulai bisnis restoran halal. "Tetapi saat itu mereka sama sekali tidak makan daging yang sudah kami sediakan. Saya memang sudah tahu soal diet ketat yang melarang konsumsi daging babi dan alkohol, tapi di waktu itulah pertama kalinya saya belajar tentang prosedur halal," ujarnya.

Makanan merupakan tantangan utama bagi turis Muslim di Korea. Menurut survei yang diadakan oleh Organisasi Pariwisata Korea pada 2016, sebanyak 700 turis Muslim di Korea ditanya soal tingkat kepuasan mereka akan akomodasi, belanja, transportasi, dan bandara. Semuanya relatif tinggi, masing-masing menunjukkan angka 67%, 69%, 72%, dan 69%. Namun, tingkat kepuasan dalam makanan dan praktik keagamaan turun secara signifikan yaitu hanya sebesar 46% dan 16%.

Restoran bersertifikat halal mulai banyak di Seoul. 

Orang Korea berpikir bahwa makanan Korea itu sehat, tetapi sebagai seorang Muslim, hampir tidak ada makanan halal di Korea, ” kata Alphago Sina, warga Turki yang sudah 13 tahun tinggal di Korea. "Kami akhirnya cuma bisa makan sayuran dan ikan di restoran biasa."

Aneka menu makanan Korea yang menggiurkan. (TRAVEL WIRE ASIA)

Produser Bisnis Gulf News, Hanaa Bassam Sapi, juga mengatakan, "Para turis Muslim akan kesulitan ketika berkunjung ke Korea apabila jumlah restoran halal tidak meningkat," katanya.Untuk mengatasi ketidaknyamanan tersebut, Korea Tourism Organization memperkenalkan Muslim-Friendly Restaurant Classification System pada 2016 lalu.

KOREA DAILY US | TRAVEL WIRE ASIA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments