hero
(NET.CJ/ASRIANTO)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

14 Mei 2018, 12:05 WIB

SULAWESI SELATAN, INDONESIA

Perjalanan menuju pelaminan memang butuh perjuangan. Hal inilah yang dibuktikan pasangan Hasman dan Juriah yang menikah tanggal 2 Mei lalu. Demi menuntaskan prosesi adat pernikahan Bugis, Mapparola, pasangan ini mesti menyeberang sungai di perbatasan Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Saat menyeberang, Hasman dan Jumriah mesti dibopong oleh orang lain. Demi baju pengantin yang tetap rapi dan kering saat menghadap penghulu di acara pernikahan nanti.

(NET.CJ/ASRIANTO)

Hasman dan Jumriah memang berasal dari provinsi yang berbeda. Hasman dari Desa Amola, Sulawesi Barat. Sementara Jumriah dari Desa Benteng Paremba, Sulawesi Selatan. Menyeberang sungai jadi pilihan karena jarak tempuhnya lebih singkat.

"Kalau lewat jalur normal (darat) mencapai 16 kilometer. Sementara lewat sungai, hanya kurang dari 1 kilometer," cerita Hasman.

(NET.CJ/ASRIANTO)

Selain pasangan pengantin, rombongan yang mengikuti mereka pun ikut menyeberang sungai. Meski harus berbasah-basahan, mereka tetap menjalaninya dengan senang. Dan pastinya, Hasman dan Jumriah bisa lega. Karena perjuangan mereka menyeberang sungai, membuat keduanya sah jadi pasangan suami istri.

NET.CJ ASRIANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments